Berita Lembata
Kapolres Lembata : Kalau Ada Pengusaha Naikan Harga Barang, Lapor dan Bawa Bukti, Kita Akan Tindak!
Di posko petugas juga memastikan kepatuhan protokol kesehatan. Selanjutnya elaksanakan patuh PPKM yakni membatasi keluar
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
Kapolres Lembata : Kalau Ada Pengusaha Naikan Harga Barang, Lapor dan Bawa Bukti, Kita Akan Tindak!
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA--Kapolres Lembata AKBP Yoce Marthen menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan menindak tegas para pengusaha yang menaikan harga barang seenaknya di tengah masa pandemi Covid-19.
Dia menyebutkan jika ada pengusaha yang seenaknya menaikan harga maka warga bisa datang melapor dengan membawa bukti jelas. Pihaknya akan tindak tegas jika memang terbukti bersalah.
"Kalau ada harga naik lapor dan bawa dengan bukti, apalagi kalau harga naik lebih dari harga eceran tertinggi (HET). Tentu kita tidak main main, kita akan tindak," tegas Kapolres Yoce Marthen dalam rapat evaluasi Forkopimda terkait PPKM Mikro di Kantor Bupati Lembata, Kamis, 23 Juli 2021.
Dalam rapat terbatas tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lembata Kanisius Making mengeluhkan tentang kenaikan harga barang di Lewoleba di masa pandemi Covid-19.
Baca juga: Tak Hanya Bahas Oligarki, Front Mata Mera Lembata Soroti Masalah Kekerasan Perempuan dan Anak
Pentingnya Posko Covid-19 di Desa
Kapolres Lembata AKBP Yoce Marthen pada kesempatan itu, juga memaparkan tugas petugas posko Covid-19 di desa yang melibatkan pemerintah desa, linmas, personil TNI dan Polri, petugas kesehatan dan relawan. Kapolres Yoce mengharapkan komunikasi dan kerja sama yang baik di antara para petugas tersebut.
"Tugasnya laksanakan sosialisasi dan edukasi tentang protokol kesehatan. Sampaikan kepada warga mengenai prokes. Itu tugasnya. Di posko petugas juga memastikan kepatuhan protokol kesehatan. Selanjutnya elaksanakan patuh PPKM yakni membatasi keluar masuk warga," katanya.
Dia memaparkan Tim Satgas Covid-19 di desa juga bertugas mengontrol warga masyarakat yang sedang menjalani isolasi.
Baca juga: Wabup Lembata : Semua yang Ada Dalam Pemerintahan Kerja Dalam Tekanan, Tidak Ada yang Bahagia
Maka dari itu, masing-masing posko harus sudah mempunyai data,; warga yang sudah terkonfirmasi itu siapa saja dan di mana dia isolasi.
"Tugas yang terakhir penyaluran bansos termasuk obat-obatan dan vitamin. Itu kewajiban satgas di desa," pesannya.(*)