Breaking News:

Berita Lembata

Wabub Lembata : Belanja Jalan Dinas Nyaris Sama Dengan Belanja Modal Jalan dan Irigasi di Lembata

anggaran belanja berdasarkan tingkat urgensinya dengan melakukan refocusing pada anggaran terutama untuk bidang kesehatan dan sosial

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/RICARDUS WAWO
Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday bersama perwakilan keluarga dr Jimi Sunur membahas proses pemakaman Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur di Lewoleba, Sabtu, 17 Juli 2021 malam. 

Wabub Lembata : Belanja Jalan Dinas Nyaris Sama Dengan Belanja Modal Jalan dan Irigasi di Lembata

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA-Di tengah pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia termasuk Kabupaten Lembata sejak tahun 2020 lalu, belanja  perjalanan dinas (eksekutif dan DPRD Lembata) nyaris sama dengan belanja modal infrastruktur jalan, irigasi dan jaringan.

Sementara selama ini masyarakat menyoroti soal jalan yang rusak dan minta perbaikan dan peningkatan jalan di hampir semua wilayah di Lembata.

Wakil Bupati Lembata Thomas Ola  Langoday pada sidang paripurna DPRD Lembata, dengan agenda keterangan pemerintah terhadap ranperda Kabupaten Lembata tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Lembata tahun anggaran 2020 yang dilakukan secara virtual , Senin 19 Juli 2021, mengatakan belanja perjalanan dinas, realisasi sebesar Rp 35,394.570.154 atau 94 persen dari setelah perubahan APBD sebesar Rp. 37.646/506.721.

Sementara itu belanja modal jalan, irigasi dan jaringan, realisasinya sebesar Rp 40.787.866.548 atau 98,26 persen dari  pagu sebesar Rp 41.512.020.167. (16.52, 19 Juli 2021)

Baca juga: Lembata Kekurangan Oksigen, Ini Reaksi Warga 

Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday mengatakan  APBD tahun anggaran 2020 yang dilaksanakan di tengah upaya dan perjuangan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang juga bersamaan dengan kesiagaan dan kewaspadaan terhadap aktivitas gunung Ile Lewotolok yang masih terjadi erupsi

Menurtnya, tidak menjadi halangan bagi pemerintah daerah untuk memastikan bahwa roda pemerintahan dan pembangunan tahun 2020 tetap berjalan dalam bingkai Taan Tou untuk mengemban amanat penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan bagi masyarakat.

Wabup Langoday mengatakan kondisi-kondisi tersebut sekaligus menjadi perhatian dalam kebijakan pengelolaan keuangan daerah tahun anggaran 2020 dengan memperhatikan kebijakan perubahan regulasi akibat meningkatnya penularan virus Covid -19 sejak bulan Maret 2020 di Indonesia

Sehingga sejalan dengan itu kebanyakan keuangan daerah selain memperhatikan kelanjutan pencapaian visi dan misi  pemerintahan daerah, juga memperhatikan hal-hal yang terjadi dalam tahun berjalan termasuk terhadap APBD tahun anggaran 2020 yang wajib mengalami penyesuaian prioritas dan penyesuaian alokasi anggaran.

Baca juga: Thomas Ola Langoday Ditunjuk Jalani Tugas Sebagai Bupati Lembata Sementara

Penyesuaian-penyesuaian dimaksud, kata Wabup Langoday, tergambar dalam langkah-langkah yakni penyusunan kembali skala prioritas belanja dengan melakukan analisis atas belanja yang telah dianggarkan pada awal periode.

Skala prioritas dengan mengurutkan anggaran belanja berdasarkan tingkat urgensinya dengan melakukan refocusing pada anggaran terutama untuk bidang kesehatan dan sosial.

Realokasi belanja, dilakukan dengan melaksanakan kegiatan pembangunan infrastruktur dengan pola penggabungan dan kegiatan lainnya direalokasikan untuk pengeluaran penanggulangan Covid-19

Atau pemangkasan pada belanja barang dan jasa serta penerapan pola pengakuan hutang untuk belanja modal yang dimanfaatkan untuk penanganan Covid-19.

Baca juga: Begini Penjelasan Pihak RS Siloam Kupang Terkait Meninggalnya Bupati Lembata

Penetapan kebijakan relaksasi perpajakan untuk memberikan stimulus kepada sektor usaha dan masyarakat, untuk pengurangan beban, penurunan tarif pajak, serta perpanjangan waktu pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiban perpajakan.(*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved