Breaking News
Rabu, 15 April 2026

Berita Internasional

Giliran China Dilanda Banjir: 12 Tewas, Ribuan Dievakuasi, Stasiun Kereta Api dan Jalan Terendam

hujan deras menyebabkan banjir parah di beberapa bagian China tengah, memaksa orang-orang meninggalkan rumah mereka dan membuat stasiun terendam

Editor: Agustinus Sape
Capture video bbc.com
Banjir bandang melanda China. Jalan dan stasiun kereta bawah tanah terendam di seluruh provinsi Henan. 

Giliran China Dilanda Banjir: 12 Tewas, Ribuan Dievakuasi, Stasiun Kereta Api dan Jalan Terendam

POS-KUPANG.COM - Hujan deras yang menimbulkan banjir bandang tampaknya belum selesai. Setelah melanda Eropa barat pekan lalu, kini hujan lebat dan banjir bergeser ke China.

Melansir bbc.com, hujan deras telah menyebabkan banjir parah di beberapa bagian China tengah, memaksa orang-orang meninggalkan rumah mereka dan membuat stasiun dan jalan terendam.

Lebih dari 10.000 orang di provinsi Henan telah dievakuasi ke tempat penampungan menyusul rekor curah hujan.

Sedikitnya 12 orang tewas di kota Zhengzhou sejak banjir mulai, pihak berwenang di sana mengkonfirmasi.

Baca juga: China Mulai Batasi Bimbingan Belajar untuk Mengurangi Tekanan, Meningkatkan Angka Kelahiran

Belasan kota telah terpengaruh dengan jalan utama terpaksa ditutup dan penerbangan dibatalkan.

Provinsi Henan, yang merupakan rumah bagi sekitar 94 juta orang, telah mengeluarkan peringatan cuaca tingkat tertinggi setelah musim hujan yang luar biasa aktif.

Banyak faktor yang menyebabkan banjir, tetapi pemanasan atmosfer yang disebabkan oleh perubahan iklim membuat curah hujan ekstrem lebih mungkin terjadi.

Gambar di media sosial menunjukkan seluruh jalan terendam, dengan mobil dan puing-puing dibiarkan hanyut di air banjir yang bergerak cepat.

Baca juga: Ledakan Covid-19 Indonesia Jadi Derhatian Dunia, Ini Daftar Bantuan China untuk Lawan Virus Corona

Ada juga kekhawatiran bahwa bendungan di provinsi Henan bisa runtuh setelah dirusak oleh badai baru-baru ini.

Penjebolan sepanjang 20 meter (65 kaki) telah muncul di bendungan di kota Luoyang, kata para pejabat.

Tentara telah dikerahkan ke daerah itu dan sebuah pernyataan dari militer memperingatkan bahwa itu bisa "runtuh kapan saja".

Di Zhengzhou, rekaman video yang belum diverifikasi menunjukkan penumpang di gerbong kereta bawah tanah yang banjir dengan air mencapai bahu mereka.

Baca juga: Banjir Besar Mengerikan Hantam dan Hancurkan Eropa, 50 Orang di Jerman Tewas , Puluhan Masih Hilang

Tim penyelamat terlihat menarik orang ke tempat yang aman menggunakan tali, sementara yang lain berdiri di kursi kereta api untuk mencoba tetap di atas air.

Belum diketahui berapa banyak orang - jika ada - yang masih terjebak, tetapi ratusan dilaporkan telah diselamatkan sejauh ini.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved