Breaking News:

Dibuat Repot Hamas, Israel Dapat Serangan Baru, Dihujani 2 Roket dari Libanonan,IDF Langsung Balas

Konflik Israel dengan Palestina memuncak di tahun 2021 dalam perang 11 hari dimana kelompok militan Hamas menemkana ribuan roket ke arah Israel

Penulis: Alfred Dama | Editor: Alfred Dama
(Basel Awidat / Flash90)
Tentara Israel berjaga di Metula, di perbatasan antara Israel dan Lebanon, Israel utara, pada 14 Mei 2021, setelah pengunjuk rasa Lebanon melintasi pagar perbatasan Israel. 

POS KUPANG.COM -- Konflik Israel dengan Palestina memuncak di tahun 2021 dalam perang 11 hari dimana kelompok militan Hamas menemkana ribuan roket ke arah Israel

Kini kedua pihak dipaksa gencatan senajata setelah ratuan orang tewas di masing-masing dan upaya membangun kembali Kota Gaza yang hancur

Kini giliran kelompo militan dari Lebanon yang menembakan roket ke arah Israel. Namun pasukan pertahanan Israel atau IDF langsung membalas

Pihak Israel menuntut Lebanon bertanggung jawab atas serangan itu

Baca juga: Baru Terungkap Senjata Makan Tuan, Iron Dome Nyaris Tembak Jet Tempur Israel Saat Perang 11 Hari

Pemerintah Israel sangat kuatir dengan ancaman yang datang dari Lebanon, sebab di negara tetangga Israel itu merupakan markas sejumlah milisi dukungan Iran yang juga memerangi Israel

Dikutip dari Time of Israel, dua roket ditembakkan ke Israel utara dari Lebanon Selasa pagi, memicu sirene peringatan di wilayah Galilea Barat, kata Pasukan Pertahanan Israel. Tentara menembakkan peluru artileri ke sumber peluncuran sebagai tanggapan.

Salah satu roket dicegat oleh sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel, sementara proyektil kedua jatuh di area terbuka dekat pantai, kata IDF.

Tidak ada laporan cedera atau kerusakan, dan tentara mengatakan saat ini tidak ada instruksi khusus untuk penduduk wilayah tersebut.

Baca juga: Israel Punya Teknologi Militer Mumpuni, Tentaranya Hampir Tak Terlihat, Terinspirasi Perang Lebanon

Menteri Pertahanan Benny Gantz mengatakan Selasa bahwa Libanon bertanggung jawab atas serangan roket semalam karena "mengizinkan teroris beroperasi di dalam wilayahnya."

“Israel akan bertindak melawan setiap ancaman terhadap kedaulatan dan warganya, dan akan menanggapi sesuai dengan kepentingannya – pada waktu dan tempat yang relevan,” kata Gantz, menambahkan bahwa Israel “tidak akan membiarkan krisis sosial, politik dan ekonomi di Lebanon. berubah menjadi ancaman keamanan bagi Israel.”

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved