Harus Optimis, India Bisa Pulih dari Covid-19, Indonesia Juga Bisa ,Tapi Syaratnya Harus Lakukan ini
Kini , India secara terlahan mulai sembuh namun sebaliknya Indonesia baru mulai dengan kasus yang sudah memakan ratusan jiwa manusia itu
POS KUPANG.COM -- India belum lama menjadi sorotan dunia lantaran ledakan Covid-19 di negara itu
Saat yang bersamaan juga ilmuan menemulan varian Delta sebagai jenis aru Covid-19 yang dianggap sangat berbahaya
Kini , India secara terlahan mulai sembuh namun sebaliknya Indonesia baru mulai dengan kasus yang sudah memakan ratusan jiwa manusia itu
Bila India saja bisa sembuh dari luka Covid-19 , maka Indonesia juga harus bisa karena penduduk Indonesia lebih sedikit dari India
Indonesia baru saja dihantam oleh ledakan kasus Covid-19 yang melumpuhkan hampir segala sektor.
Baca juga: Mulai 19 Juli 2021 Inggris Longgarkan Pembatasan Covid-19 Saat Kasus Harian 50 Ribu
Kondisi yang sama sebelumnya telah terjadi di India, yang pada April lalu jumlah penambahan kasus harian mencapai 100 ribu kasus lebih.
Rata-rata kasus harian dalam 7 hari di India mencapai lebih dari 100 ribu kasus.
India segera sadar gelombang kedua Covid-19 akan lebih parah dari gelombang pertama.
Infeksi membludak dan jumlah kematian yang semakin banyak telah membuat headlines di seluruh dunia, dan gambar-gambar kremasi massal serta warga mengantri untuk tabung oksigen gratis beredar di media sosial.
Kini, India berhasil menurunkan jumlah kasus di kota-kota besar, tapi pandemi menyebar cepat di sepanjang distrik desa-desa, dengan peningkatan kasus tertinggi dicatat di Rajasthan, Maharashtra, Uttar Pradesh, Karnataka, Andhra Pradesh, dan Kerala.
Baca juga: Balasan untuk Indonesia? Negara-Negara Ini Boyong Pulang Warganya Karena Ledakan Covid-19 Indonesia
Laporan dari State Bank of India (SBI) menyebut pada pertengahan Mei, distrik desa menyumbang 50% dari semua kasus baru di negara tersebut.
Amravati di Maharashtra paling terdampak dengan jumlah besar kasus baru, dan juga yang di Nagpur di Maharashtra juga menjadi tempat penyebaran.
Baca Juga: Pernyataannya Sempat Jadi Sorotan Soal Varian Delta, Menteri Luhut Beri Penjelasan Begini Soal Covid-19 Varian Delta 'Banyak yang Tidak Paham Betul'
Sekitar 35% dari kematian Covid-19 di Haryana telah dilaporkan dari distrik desa, antara lain terbanyak di Hisar (258), Bhiwani (217), Fatehabad (159), dan Karnal (150).
Gelombang kedua juga menyerang desa-desa di Gujarat, yang mencatat 90 kematian dalam 2 hari dari satu desa saja, Chogath, yang memiliki populasi sebanyak 13 ribu.