Pimpin Anev Pelaksanaan PPKM Mikro dan Proses Vaksinasi, Kapolda NTT Minta Kurangi Mobilitas

Kapolda NTT Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, didampingi Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Legowo W.R. Jatmiko, memimpin Rapat Koordinasi Anev Pelaksana

Editor: Ferry Ndoen
foto kiriman humas polda NTT
Kapolda NTT Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, didampingi Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Legowo W.R. Jatmiko, memimpin Rapat Koordinasi Anev Pelaksanaan PPKM Mikro dan Proses Vaksinasi di Provinsi NTT yang digelar di Ruang Vicon Mapolda NTT, Kamis 15 Juli 2021. 

Pimpin Anev Pelaksanaan PPKM Mikro dan Proses Vaksinasi, Kapolda NTT Minta Kurangi Mobilitas dan Hindari Kerumunan

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM | KUPANG--Kapolda NTT Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, didampingi Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Legowo W.R. Jatmiko, memimpin Rapat Koordinasi Anev Pelaksanaan PPKM Mikro dan Proses Vaksinasi di Provinsi NTT yang digelar di Ruang Vicon Mapolda NTT, Kamis 15 Juli 2021.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Danlandud El Tari Kupang Marsekal TNI Umar Fathurrohman, S.I.P., M.Si., M.Tr.(Han),  Wadanlantamal VII Kupang, Plt. Kadiskes Prov. NTT, Karoops Polda NTT Kombes Pol Ulami Sudjaja, S.H., Dirbinmas Polda NTT Kombes Pol. Drs. Taufiq Tri Atmojo, Kabiddokkes Polda NTT Kombes Pol. dr. Sudaryono, M.M., dan Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Rishian Krisna B., S.H., S.I.K., M.H. 

Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk melakukan analisa dan evaluasi tentang beberapa permasalahan, antara lain perkembangan Covid-19 di Provinsi NTT, Pelaksanaan Vaksinasi, Pelaksanan dan Pengendalian PPKM , Rencana Pelaksanaan Idul Adha 1442 H Tahun 2021 dan Pelaksanaan Vaksinasi Terpadu.

Mengawali kegiatan rapat, Kapolda NTT menyampaikan bahwa kasus Covid-19 di Wilayah NTT, pertanggal 14 Juli 2021  tercatat 537 kasus penambahan kasus positif, dan menempatkan NTT pada urutan 16 nasional. Kondisi ini akan fluktuatif tergantung berapa spesimen yang dilakukan pemeriksaan.

Kapolda NTT Irjen Pol Drs.Lotharia Latif menjelaskan bahwa pelaksanaan penerapan protokol kesehatan, khususnya mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak sudah terlihat berjalan dengan baik, namun terkait mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan masih rendah.

Waspada! Sebanyak 40 Desa-Kelurahan di Manggarai Zona Merah Covid-19, 773 Pasien Sedang Dipantau

"Penanganan covid-19 sudah cukup bagus namun berdasarkan temuan di lapangan ada dua hal yang masih sering di langgar yaitu mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan masih banyak diabaikan oleh masyarakat," ucap Kapolda NTT.

Pada kesempatan itu juga Kapolda NTT dan Danrem 161/WS menyampaikan terkait pentingnya dilakukan pendataan secara up to date jumlah masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri, sehingga akan lebih mudah dilakukan pengawasan apabila data tersebut sudah tersedia dan selalu diperbaharui dimana semua data bersumber dari Dinkes Provinsi NTT.

Berdasarkan data yang disampaikan oleh Dinas kesehatan bahwa data terbaru untuk jumlah isoman adalah sebanyak 5891 orang yang diperoleh dari data pencatatan pelaporan kab/kota. 

 "Pendataan terhadap jumlah masyarakat yang sedang melaksanakan isoman perlu dilakukan sehingga dapat dipantau secara bersama-sama dan menghindari stigma negatif dari masyarakat terhadap pemerintah yang seolah-olah tidak peduli, hal tersebut akan gampang dipelintir oleh pihak-pihak tertentu," ucap Kapolda NTT

"Setelah diketahui jumlah yang isolasi mandiri maka dapat memberdayakan bhabinkamtibmas dan babinsa Untuk melakukan pengawasan dan mendistribusikan bansos bila diperlukan," tegas Danrem 161/WS.

Menurut Kapolda NTT perlu disiapkan shelter bagi masyarakat yang terkonfirmasi positif namun bergejala ringan, sehingga tingkat penggunaan tempat tidur di rumah sakit hanya utk masyarakat dengan gejala yang parah dan membutuhkan penanganan lebih intensif.

"Polri sudah siapkan 30 tempat tidur sebagai shelter untuk tambahan BOR untuk isolasi," terangnya.

Kapolda juga perintahkan Karoops untuk mendorong para Kapolres jajaran yang belum mempunyai tempat isolasi terpusat untuk berkoordinasi dengan Pemda guna menyiapkan atau menyediakan tempat Isolasi Terpusat.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved