Selasa, 5 Mei 2026

Tips Sehat

Gejala Penyakit Kanker Tulang dan Penyebab Kanker Tulang Primer yang Perlu Diwaspadai

Gejala Penyakit Kanker Tulang dan Penyebab Kanker Tulang Primer yang Perlu Diwaspadai

Tayang:
Editor: Gordy Donofan
KOMPAS.com/sankalpmaya
Ilustrasi tulang leher. Kanker tulang sangat berbahaya. Penyebab Kanker Tulang Primer yang Perlu Diwaspadai 

Gejala Penyakit Kanker Tulang dan Penyebab Kanker Tulang Primer yang Perlu Diwaspadai

POS-KUPANG.COM – Penyakit Kanker rupanya tidak asing bagi kita.

Pasalnya penyakit ini masih menjadi perbincangan ditengah masyarakat.

Penyakit kanker juga menyerang berbagai macam organ tubuh termasuk tulang.

Berikut ulasan gejala dan penyebab penyakit kanker tulang yang perlu diwaspadai.

Baca juga: Daftar Makanan ini Bisa Jadi Penyebab Kanker Paru-paru, Penyanyi Lawas Terkenal ini Jadi Korbannya

Kanker tulang primer adalah jenis kanker langka yang dimulai di tulang.

Ini adalah kasus yang berbeda dengan kanker tulang sekunder, yaitu kanker yang menyebar ke tulang setelah berkembang di bagian tubuh lain.

Melansir Mayo Clinic, kanker tulang primer dapat dimulai di tulang mana pun di tubuh, tetapi paling sering menyerang panggul atau tulang panjang lengan atas dan kaki.

Meski jarang terjadi, yakni hanya kurang dari 1 persen dari semua jenis kanker, kanker tulang primer tetap saja layak diwaspadai.

Kanker tulang bisa menghancurkan struktur tulang dan jaringan sekitarnya.

Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Inilah 8 Manfaat Tersembunyi Lidah Buaya, Obati Luka hingga Lawan Kanker

Tak hanya itu, kanker tulang juga bisa menyebar ke organ tubuh lain, seperti paru-paru.

Penyebab kanker tulang

Penyebab pasti dari sebagian besar kanker tulang tidak diketahui.

Namun, para ilmuwan telah menemukan bahwa kanker tulang terkait dengan sejumlah kondisi lain yang dijelaskan di bagian faktor risiko.

Tapi, kebanyakan orang dengan kanker tulang juga tidak memiliki faktor risiko yang diketahui.

Melansir American Cancer Society, penelitian sedang dilakukan untuk mempelajari lebih lanjut tentang penyebab kanker tuang.

Para ilmuwan telah membuat kemajuan besar dalam memahami bagaimana perubahan tertentu pada DNA seseorang dapat menyebabkan sel normal menjadi kanker.

Baca juga: Kenali Gejala Penyakit Kanker Darah, Waspada Jika Muncul Tanda-Tandai Ini

DNA membawa instruksi untuk hampir semua hal yang dilakukan sel kita.

Kita biasanya terlihat seperti orang tua masing-masing karena mereka adalah sumber DNA kita.

Tapi DNA memengaruhi lebih dari sekadar penampilan kita. 

DNA juga dapat memengaruhi risiko kita untuk mengembangkan penyakit tertentu, termasuk beberapa jenis kanker.

DNA dibagi menjadi beberapa unit yang disebut gen.

Gen membawa resep untuk membuat protein, molekul yang menentukan semua fungsi sel.

Beberapa gen mengandung instruksi untuk mengontrol kapan sel kita tumbuh dan membelah.

Bagaimana cara kerjanya?

Gen yang mendorong pembelahan sel disebut onkogen

Baca juga: Artis Cantik ini Meninggal Akibat Kanker Payudara,Terungkap Hidangan Favorit ini Bisa Jadi Penyebab

Gen yang memperlambat pembelahan sel atau membuat sel mati pada waktu yang tepat disebut gen penekan tumor

Kanker dapat disebabkan oleh mutasi DNA (cacat) yang mengaktifkan onkogen atau menonaktifkan gen penekan tumor.

Beberapa penderita kanker memiliki mutasi DNA yang mereka warisi dari orang tua.

Mutasi ini meningkatkan risiko penyakit.

Mutasi DNA yang menyebabkan beberapa bentuk kanker tulang yang diturunkan telah diketahui.

Dalam banyak kasus, pengujian genetik dapat digunakan untuk melihat apakah seseorang memiliki salah satu mutasi ini.

Kebanyakan kanker tulang tidak disebabkan oleh mutasi DNA yang diturunkan. Itu adalah hasil mutasi selama hidup seseorang.

Mutasi ini mungkin terjadi akibat paparan radiasi atau bahan kimia penyebab kanker, tetapi paling sering terjadi tanpa alasan yang jelas.

Baca juga: Cegah Kanker,Ini 15 Manfaat Tak Diduga Jambu Biji untuk Kesehatan & Kecantikan,Dari Buah sampai Daun

Mutasi ini hanya ada pada sel kanker, sehingga tidak dapat diteruskan ke anak-anak orang tersebut.

Para ilmuwan membuat kemajuan dalam memahami proses ini, tetapi masih ada beberapa poin yang belum sepenuhnya dipahami.

Saat para ilmuan belajar lebih banyak, mereka berharap menemukan cara untuk mencegah dan mengobati kanker tulang dengan lebih baik.

Sebagai langkah antisipasi, berikut ini adalah beragam faktor risiko penyebab kanker tulang yang dapat diwaspadai:

1. Gangguan genetik

Sejumlah kecil kanker tulang, terutama jenis osteosarkoma tampak turun-temurun dan disebabkan oleh kerusakan (mutasi) pada gen tertentu.

Retinoblastoma adalah kanker mata langka pada anak-anak yang bisa turun-temurun.

Bentuk retinoblastoma yang diturunkan disebabkan oleh mutasi (salinan abnormal) dari gen RB1.

Mereka yang mengalami mutasi ini juga memiliki peningkatan risiko terkena sarkoma tulang atau jaringan lunak.

Selain itu, jika terapi radiasi digunakan untuk mengobati retinoblastoma, risiko osteosarkoma di tulang sekitar mata menjadi lebih tinggi.

Baca juga: Konsumsi Jambu Biji Secara Rutin, Manfaatnya Bagi Tubuh Turunkan Gula Darah Hingga Efek Antikanker

2. Chondrosarcomas

Multiple exostoses syndrome atau kadang-kadang disebut multiple osteochondromas adalah kondisi bawaan yang menyebabkan banyak tonjolan pada tulang seseorang.

Benjolan ini sebagian besar terbuat dari tulang rawan.

Benjolan bisa menyakitkan dan merusak bentuk dan atau patah tulang.

Gangguan ini disebabkan oleh mutasi pada salah satu dari 3 gen EXT1, EXT2, atau EXT3.

Pasien dengan kondisi multiple exostoses syndrome memiliki peningkatan risiko chondrosarcoma, yakni jenis kanker tulang yang berkembang di sel tulang rawan pada area lengan atas, bahu, rusuk, panggul, dan paha.

Sementara, enchondroma adalah tumor tulang rawan jinak yang tumbuh ke dalam tulang.

Orang yang terkena tumor ini memiliki kondisi yang disebut multiple enchondromatosis.

Mereka juga memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan chondrosarcoma.

3. Chordomas

Chordomas tampaknya terjadi di beberapa keluarga.

Baca juga: Para Wanita, Ini 10 Gejala Penyakit Kanker Serviks yang Perlu Anda Waspadai, Jangan Disepelekan

Gen yang bertanggung jawab belum ditemukan, tetapi familial chordoma telah dikaitkan dengan perubahan pada kromosom 7.

Pasien dengan sindrom tuberous sclerosis yang diturunkan, yang dapat disebabkan oleh cacat (mutasi) pada salah satu gen TSC1 dan TSC2, tampaknya memiliki risiko chordoma yang tinggi selama masa kanak-kanak.

Chordoma adalah jenis kanker yang pada umumnya muncul di dasar tulang tengkorak atau di tulang belakang, serta cenderung tumbuh perlahan.

4. Penyakit paget

Penyakit Paget adalah kondisi jinak (non-kanker) tetapi prakanker yang memengaruhi satu atau lebih tulang.

Ini menghasilkan pembentukan jaringan tulang yang abnormal dan kebanyakan terjadi pada orang yang berusia lebih dari 50 tahun.

Tulang yang terkena berat, tebal, dan rapuh.

Tulang tersebut lebih lemah dari tulang normal dan lebih mungkin untuk patah.

Kanker tulang, biasanya osteosarcoma berkembang pada sekitar 1 persen penderita penyakit Paget, biasanya ketika banyak tulang terpengaruh.

Baca juga: Ini 10 Khasiat Luar Biasa Jambu Monyet untuk Kesehatan,Cegah Kanker hingga Tingkatkan Kesuburan Pria

5. Radiasi

Tulang yang telah terpapar radiasi mungkin juga memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker tulang.

X-ray tulang tidak berbahaya, tetapi paparan radiasi dosis tinggi memang menimbulkan risiko.

Misalnya, terapi radiasi untuk mengobati kanker dapat menyebabkan kanker baru berkembang di salah satu tulang di area perawatan.

Diperlakukan dosis radiasi yang tinggi, yakni biasanya di atas 60 Gy untuk meningkatkan risiko terkena kanker tulang.

Paparan bahan radioaktif seperti radium dan strontium juga dapat menyebabkan kanker tulang karena mineral ini menumpuk di tulang.

Sementara, radiasi non-ionisasi, seperti gelombang mikro, medan elektromagnetik dari kabel listrik, telepon seluler, dan peralatan rumah tangga, tidak meningkatkan risiko kanker tulang.

Baca juga: Daftar Makanan ini Bisa Jadi Penyebab Kanker Paru-paru, Penyanyi Lawas Terkenal ini Jadi Korbannya

6. Transplantasi sumsum tulang

Osteosarcoma telah dilaporkan terjadi pada beberapa pasien yang menjalani transplantasi sumsum tulang (sel induk).

Memiliki faktor risiko tersebut bukan berarti Anda akan terkena penyakit tersebut.

Kebanyakan orang dengan kanker tulang tidak memiliki faktor risiko yang jelas.

Jangan ragu untuk segera menemui dokter jika Anda mencurigai memiliki masalah dengan kanker tulang.

Berita Terkait Lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 6 Penyebab Kanker Tulang yang Perlu Diwaspadai

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved