Breaking News:

Berita Belu Bersinar

Seleksi ASN 2021, Tenaga Guru Berpeluang Besar

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) telah menetapkan quo

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Belu, Anton Suri. 

Seleksi ASN 2021, Tenaga Guru Berpeluang Besar

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM, ATAMBUA - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) telah menetapkan quota penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2021 dalam dua kelompok. Pertama, kelompok Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) dan kedua, kelompok Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Untuk kelompok PPPK dikhususkan bagi tenaga guru dan jatah yang diberikan bagi Kabupaten Belu sebanyak 316 formasi. Kebijakan ini 
dinilai sebagai peluang besar bagi tenaga guru untuk diangkat menjadi PPPK karena jumlahnya banyak dibandingkan formasi kesehatan dan teknis. Kemudian, syarat peserta  
formasi guru terbuka untuk umum dan usia tidak dibatasi seperti tahun kemarin yang disyaratkan di atas 35 tahun.

Selain itu, peluang lulus bagi guru bersertifikasi sudah 60 persen karena sudah memiliki kompetensi. Meski ada keluasaan semacam itu namun tetap ada persyaratan lain yang harus dipenuhi antara lain, pendidikan S-1 guru, nama tercatat dalam dapodik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Hal ini dijelaskan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Belu, Anton Suri saat dikonfirmasi Pos Kupang.Com, di ruang kerjanya, Sabtu 10 Juli 2021.

Menurut Anton, quota tenaga guru pada kelompok PPPK sebanyak 316 formasi sedangkan kelompok CPNS untuk tenaga kesehatan 129 formasi dan tenaga teknis lainnya 56 formasi. 

Meski nomenklatur kepegawaian berbeda namun keduanya sama-sama Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Guru tidak lagi ikut jalur CPNS tapi PPPK. Jadi guru diberi kesempatan untuk diangkat menjadi ASN melalui jalur PPPK. Tapi keduanya sama-sama ASN. Satunya CPNS, satunya PPPK", jelas Anton.

Kata Anton, dari segi gaji keduanya tidak jauh berbeda. Malah dilihat dari PPPK yang sudah diangkat tahun 2020 lalu di Kabupaten Belu, gaji PPPK lebih tinggi dibandingkan gaji CPNS.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved