Indonesia Kebobolan Hingga Ledakan Covid-19 Indonesia Gegera Hal ini Hingga Ada PPKM Darurat

Belasan kota di Indonesia terpaksa dibelakukan PPKM darurat bahkan mobiolitas warga di tiap daerah juga diperketat

Editor: Alfred Dama
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Petugas pemakaman membawa peti jenazah pasien suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur, Kamis (9/9/2020). 

POS KUPANG.COM -- Pemerintah dan rakyat Indonesia kini sedang berjibaku menghadapi ledakan Covid-19 yang terus meluas

Belasan kota di Indonesia terpaksa dibelakukan PPKM darurat bahkan mobilitas warga di tiap daerah juga diperketat

Indonesia kini mengalami fase kedua ledakan Covid-19 yang bikin semua pihak was-was, ternyata peyebabnya adalah hal ini

Kini Indonesia tengah berpacu melawan infeksi Covid-19 yang semakin menular.

Kondisi yang makin mengerikan semakin terjadi di Indonesia.

Baca juga: Dokter Louis Owien Ditangkap karena Tak Percaya Covid-19 di Hotman Paris Show, dr Tirta Angkat Suara

Sirene ambulans melengking setiap menitnya penuhi jalanan membawa pasien Covid-19 ke rumah sakit (RS) atau ke tempat pemakaman karena sudah tidak dapat diselamatkan.

Kondisi mengerikan ini dulunya terjadi di India, tepatnya April lalu.

Hingga tiba-tiba saja tidak sampai 3 bulan, Indonesia sudah mengalami kondisi yang lebih mengenaskan.

Sejatinya, jika ditelusuri ada kaitan antara ledakan kasus di Indonesia dengan India.

Mengutip Kompas.com, akhir April 2021 lalu terjadilah eksodus atau kaburnya orang India ke luar negeri.

Salah satunya adalah ke Indonesia.

Mereka berupaya menghindari tsunami virus Corona di negaranya.

Baca juga: Kontroversi Pernyataan Soal Covid-19, Dokter Tirta Laporkan Louis Owien ke Polisi, Ini yang Terjadi

Saat itu ada 132 warga negara (WN) India yang masuk ke Indonesia menumpang pesawat carter, dan masuk lewat Bandara Soekarno-Hatta.

Dari ratusan orang tersebut belasan orang di antaranya dicatat oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) positif terinfeksi Covid-19.

Dari para WN India yang masuk ke indonesia tersebut, sebagian besar adalah ibu rumah tangga dan anak-anak dengan kartu izin tinggal terbatas (Kitas).

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved