Indonesia Kebobolan Hingga Ledakan Covid-19 Indonesia Gegera Hal ini Hingga Ada PPKM Darurat

Belasan kota di Indonesia terpaksa dibelakukan PPKM darurat bahkan mobiolitas warga di tiap daerah juga diperketat

Editor: Alfred Dama
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Petugas pemakaman membawa peti jenazah pasien suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur, Kamis (9/9/2020). 

Hal yang sama juga pernah diungkap oleh ahli epidemiologi Universitas Airlangga Dr Windhu Purnomo.

"Apa yang terjadi di India, Malaysia, dan beberapa negara lain juga bisa terjadi di Indonesia kalau kita tidak mau belajar dari pengalaman buruk negara lain itu," katanya.

Koordinator PPKM darurat, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sudah mempersiapkan yang terburuk.

"Angka ini bisa akan terus naik seperti hari kemarin 29.000, bisa saja mungkin nanti kita sampai ke 40.000 ataupun lebih," ujar Luhut dalam konferensi pers daring yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (6/7/2021).

Dengan menambah jumlah fasilitas kesehatan misalnya. Kemudian juga menambah stok oksigen.

Dalam 2-3 hari terakhir pemerintah telah menambah stok oksigen yang didatangkan dari berbagai wilayah, seperti Morowali, Cilegon, dan Batam.

Perihal obat-obatan, kata Luhut, pemerintah akan memastikan ketersediaannya, termasuk paket obat ringan untuk pasien isolasi mandiri.

Termasuk membuka peluang bantuan dari negara tetangga, seperti Singapura dan China.

Luhut meminta masyarakat tak khawatir terkait hal ini, dan jangan pula meremehkan terhadap berbagai upaya yang tengah dilakukan pemerintah.

"Jadi semuanya kekuatan kita kerahkan, jadi jangan ada yang menganggap underestimate bahwa Indonesia ini tidak bisa mengatasi masalah," kata Luhut.

Baca artikel lain terkait Covid-19

Sebagian artikel ini sudah tayang di Intisari.grid.id dengan judul: Inikah yang Membuat Indonesia Kebobolan, Gara-gara Hal Ini Lonjakan Kasus Covid-19 Membludak Seperti Sekarang Ini, Sampai Pemerintah Lakukan PPKM Darurat 

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved