Terkait Pelaku Perjalanan, DPRD Timor Tengah Utara Pertanyakan Kinerja Satgas Covid-19 

Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT, Yasintus Lape Naif, mempertanyakan ki

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Ferry Ndoen
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Wakil Ketua DPRD TTU, Yasintus Lape Naif 

DPRD Timor Tengah Utara, Pertanyakan Kinerja Satgas Covid-19 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU- Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT, Yasintus Lape Naif, mempertanyakan kinerja Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 dalam mencegah dan menangani penularan Covid-19 serta mengantisipasi masuknya pelaku perjalanan dari luar TTU.

Pasalnya, angka Covid-19 di Kabupaten Timor Tengah Utara, akhir-akhir ini mengalami peningkatan drastis.

"Kalau mau dibilang buruk juga memang karena, kasus Covid-19 tiba-tiba meningkat drastis makanya, patut dipertanyakan," ucap Yasintus

Menurutnya, Pemerintah Daerah sesegera mungkin melakukan proteksi sebagai upaya penanggulangan Covid-19.

Baca juga: 8 Tahun Berkiprah di NTT-NTB, PT Balai Lelang Flobamora Jamin Hasil Lelang Puaskan Pembeli-Pemilik

"Saat ini kita mendorong dan berkoordinasi dengan pemerintah untuk terus giat melakukan penanganan Covid-19 secara teknis," ungkap Yasintus kepada POS-KUPANG.COM, Rabu, 07/07/2021.

Baginya, satgas Covid-19 pada posko-posko Covid-19 di wilayah perbatasan tidak hanya bertugas mengecek suhu para pelintas batas wilayah kabupaten. Tetapi harus melokalisir para pelaku perjalanan demi mempermudah dilakukan tracing jika sewaktu-waktu ada lonjakan kasus Covid-19.

Dikatakan Yasintus, dalam refocussing anggaran, DPRD TTU telah mengalokasi anggaran untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 dalam jumlah yang fantastis sebesar 51 Miliar.

Ia menyarankan agar pemerintah daerah TTU membangun komunikasi yang baik dengan lembaga lintas sektor demi menekan angka penularan Covid-19.

Pemantauan para pelaku perjalanan dan penanganan Covid-19 tidak sebatas di Kota Kefamenanu dan Posko-posko tetapi juga harus menjangkau tingkat desa.

Ketua DPC Partai Hanura TTU ini berharap, kegiatan-kegiatan yang bersifat mengumpulkan banyak orang harus ditiadakan. (CR5)

Berita TTU Lainnya 

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved