Bupati TTU Turun ke Jalan Memantau Langsung Pendisiplinan Protokol Kesehatan

Bupati Timor Tengah Utara, Drs. Juandi David, didampingi Kapolres Timor Tengah Utara (TTU) AKBP, Nelson Filipe Diaz Quintas dan Dandim 161

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/Dionisius Rebon  
Bupati Timor Tengah Utara, Drs. Juandi David, didampingi Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas, S. I. K, dan Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi, S. Sos saat melakukan pendisiplinan prokes terhadap para pengguna jalan, Kamis, 8 Juli 2021.  

 Bupati TTU Turun ke Jalan Memantau Langsung Pendisiplinan Prokes 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Bupati Timor Tengah Utara, Drs. Juandi David, didampingi Kapolres Timor Tengah Utara (TTU) AKBP, Nelson Filipe Diaz Quintas dan Dandim 1618/TTU, Letkol, Arm Roni Junaidi, S. Sos, turun ke jalan memantau langsung pendisiplinan penerapan protokol kesehatan yang digelar oleh aparat gabungan TNI-Polri serta Satpol PP dan Dinas Perhubungan TTU.

Disaksikan POS-KUPANG.COM, Kamis, 08/07/2021, para aparat gabungan TNI-Polri, Satpol PP dan Dishub dalam operasi penegakan disiplin tersebut membawa serta spanduk yang bertuliskan himbauan dan pesan-pesan terkait Covid-19.

Selain itu, aparat juga menyampaikan himbauan dan sosialisasi perihal penerapan protokol kesehatan, bahaya Covid-19 dan Vaksinasi melalui pengeras suara .

Masyarakat pengguna jalan (khususnya pria) yang ditemukan tidak mengenakan masker akan diberikan sanksi berupa push up. 

Baca juga: Irene : Stok Vaksin di Dinkes TTS Masih Tersedia 300 Vial

Para pengguna jalan yang ditemukan tidak taat prokes juga diberikan edukasi dan himbauan seputar Covid-19 dan kemudian dibagikan masker.

Pasca kegiatan tersebut, Bupati TTU, Drs. Juandi David, mengatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap para pengguna jalan yang tidak taat terhadap protokol kesehatan.

"Kita memeriksa, yang pertama itu adalah masker. Setiap pengguna jalan yakni; pengendara serta penumpang mobil dan sepeda motor yang tidak pake masker, harus diberikan teguran, pembinaan supaya memakai masker," tuturnya.

Para pelintas jalan juga wajib menunjukan dokumen identitas diri berupa KTP. Hal ini untuk mencegah adanya pelaku perjalanan yang diduga terpapar Covid-19 masuk ke Kabupaten TTU.

Baca juga: Stok Vaksin Sinovac di Kabupaten Sumba Timur Masih 4.830 Dosis, Ini Penjelasan Pemda

Dikatakan Juandi, tindakan ini dilakukan untuk menekan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten TTU yang meningkat akhir-akhir ini.

Satgas Covid-19 Kabupaten TTU, ucap Juandi, akan melakukan pengetatan pengamanan dan pendisiplinan penerapan prokes selama 14 hari dibantu oleh aparat TNI-Polri.

"Nanti kita lihat. Kalau empat belas hari masih seperti ini, kita perpanjang lagi dengan kegiatan yang sama dan lebih diperketat lagi," jelasnya.

Menurutnya, pendisiplinan penerapan prokes dilaksanakan di semua kecamatan dan desa di seluruh wilayah Kabupaten TTU. (CR5)

Berita TTU Lainnya

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved