Luhut: Produsen atau Distributor Obat Jangan Coba Main Harga

Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan setiap produsen atau distributor obat agar tidak mencari keuntungan di tengah krisis Covid-19

Editor: Kanis Jehola
Tribunnews.com
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. 

POS-KUPANG.COM - MENTERI Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan setiap produsen atau distributor obat agar tidak mencari keuntungan di tengah krisis Covid-19.

Ia meminta kejaksaan dan kepolisian bertindak tegas kepada siapa saja yang mencoba memainkan harga jual obat untuk penanganan Covid-19.

"Ini masa kritis jadi tidak boleh ada masalah obat, masalah oksigen, masalah kesehatan, atau membuat hoaks. Kami tindak dengan tegas karena ini masalah kemanusiaan," tegas Luhut dalam konferensi pers virtual, Sabtu 3 Juli 2021.

Luhut menuturkan sejak 4 hari terakhir Covid-19 kian mengkhawatirkan dimana menyentuh angka 20 ribu kasus per hari. Hal itu akan diprediksikan berlangsung hingga dua pekan ke depan.

Baca juga: MUI Kutuk Pihak yang Ambil Keuntungan dari Covid-19

"Kita mengurus oksigen saja sudah pusing karena jumlahnya meningkat sampai 6-7 kali lipat. Jadi jangan ditambah lagi persoalan-persoalan tidak perlu atau mengambil keuntungan dari keadaan ini. Jadi harga-harga harus dibikin yang wajar," ujar Luhut.

Pemerintah tidak segan akan menindak tegas jika ada upaya oknum yang mencoba mencari keuntungan di tengah wabah pandemi ini.

"Jangan diganggu oleh kepentingan-kepentingan pengen cari untung. Kalau Anda mau coba-coba silakan tapi Anda akan menyesal kalau sampai terjadi. Saya masih melihat ada upaya-upaya menaikkan harga. Jangan coba-coba, ini taruhannya keselamatan rakyat," tandas Luhut. (tribun network/fik/rin)

Baca juga: 7 Khasiat Kopi untuk Kesehatan, Bisa Mengurangi Peradangan Akibat Covid-19?

11 Jenis Obat (Sering Digunakan Selama Pandemi Covid-19)

- Favipiravir 200 mg tablet : Rp 22,5 ribu
- Remdesivir 100 g Injeksi : Rp 510 ribu/vial
- Oseltamivir 75 mg : Rp 26 ribu/kapsul
- Ivermectin 12 mg : Rp 7,5 ribu/tablet
- Tocilizumab 400 mg/20 ml Infus: Rp 5.710.600/vial
- Tocilizumab 80mg/4 ml Infus: Rp 1.162.200/vial
- Azithromycin 500 mg: Rp 1,7 ribu/tablet
- Azithromycin 500 mg Infus: Rp 95.400/peri vial
- Intravenous Immunoglobulin 5 persen 50 ml Infus : Rp 3.262.300/vial
- Intravenous Immunoglobulin 10 persen 25 ml Infus: Rp 3.965.000/vial
- Intravenous Immunoglobulin 10 persen 50 ml Infus: Rp 6.174.900/vial

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved