Kasus Covid-19 Tembus 1000 Sehari, Gubernur NTT : Walikota & Para Bupati Turun Langsung ke Lapangan
terkait untuk melakukan tracing, testing dan treatment secara massif untuk menghentikan penularan virus Corona.
Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
Kasus Covid-19 Tembus 1000 Sehari, Gubernur NTT : Walikota & Para Bupati Turun Langsung ke Lapangan
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong
POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Pertambahan Kasus Positif Covid-19 "menggila" di Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Minggu, 4 Juli 2021.
Data Gugus Tugas Covid-19 NTT, terjadi penambahan kasus positif sebanyak 1.000 kasus dalam sehari.
Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 NTT, Ardu Jelamu Marius mengatakan kasus baru itu tersebar di 15 kabupaten/kota se NTT.
Kabupaten Flores Timur menjadi penyumbang kasus positif COVID-19 terbanyak pada hari ini dengan 376 kasus baru.
Baca juga: Pemprov NTT Bakal Konsolidasi Pengusaha Ikan untuk Melakukan Ekspor Bersama
Selain itu, Kabupaten Manggarai Timur juga menyumbangkan 252 kasus baru.
Sementara itu, menyusul Kabupaten Manggarai barat dengan 84 kasus, Kota Kupang dengan 81 kasus, Nagekeo dengan 79 kasus dan Ende dengan 50 kasus.
Berikut Kabupaten Sumba Barat Data dengan 22 kasus, Sumba Timur dengan 19 kasus, Ngada dengan 18 kasus, Manggarai dengan 15 kasus
Sedangkan Kabupaten TTU dengan 13 kasus, Alor dengan 11 kasus, Belu dengan 6 kasus, Sabu Raijua dengan 6 kasus dan rote Ndao dengan 1 kasus.
Baca juga: Masuk Daftar Daerah Miskin Inovasi, Sekda Kabupaten TTU Janji Berbenah
Jumlah tersebut diketahui setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 4.291 spesimen.
Dengan tambahan 1.033 kasus baru maka total kasus positif Covid-19 di NTT menjadi 22.518 kasus.
"Gubernur NTT menginstruksikan agar Bupati dan Walikota terjun langsung memantau keadaan di lapangan. Gugus tugas kabupaten kota sampai ke tingkat paling bawah yakni RT, RW, Desa, Kelurahan diminta untuk bekerja keras memutus mata rantai penyebaran virus Corona ini," ujar Ardu Jelamu saat dihubungi POS-KUPANG.COM, Minggu.
Ia menyebut, Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat meminta para bupati dan walikota untuk berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait untuk melakukan tracing, testing dan treatment secara massif untuk menghentikan penularan virus Corona.
Baca juga: Di Kabupaten TTU - NTT, Sebanyak 34 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19, Kembali Masuk Zona Merah
Gugus Tugas Covid-19 dengan dukungan TNI-Polri diminta untuk melakukan kontrol dan pengawasan di ruang-ruang publik memastikan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan dengan penuh disiplin.