Breaking News:

Bupati Juandi, Pastikan Akan Segera Terapkan PPKM di Kabupaten Timor Tengah Utara,NTT, Simak Info

Bupati Juandi, Pastikan Aan Segera Terapkan PPKM di Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, Simak Infoakan mengeluarkan instruksi pemberlakukan pembatasan

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON
Bupati TTU Drs. Juandi David 

Bupati Juandi,  Pastikan akan segera Terapkan PPKM di Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Bupati Timor Tengah Utara, NTT, Drs. Juandi David memastikan akan mengeluarkan instruksi pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah kepemimpinannya.

Perihal kebijakan-kebijakan PPKM dan kebijakan lainnya yang berkaitan erat dengan Pandemi Covid-19 Pemda TTU telah menyelenggarakan rapat bersama Satgas Covid-19, Forkopimda dan pimpinan lembaga lintas sektor.

"Kami sudah selenggarakan rapat forkopimda, dinas terkait atau satgas Covid-19 tingkat Kabupaten untuk menangani perkembangan Covid-19 yang akhir-akhir ini mulai meningkat di hampir seluruh wilayah Indonesia termasuk TTU," ungkap Juandi kepada POS-KUPANG.COM, Kamis, 01/07/2021.

Berdasarkan hasil rapat tersebut, telah dirumuskan dalam sebuah  instruksi Bupati dan akan diberlakukan dalam satu atau dua hari ke depan.

Baca juga: Pedagang Pasar di Kota Kupang Siap Jika PPKM Diterapkan,Tapi Ini Permintaan Pedagang Kepada Pemkot

Satgas Covid-19, kata Juandi, akan melakukan perketatan  pengawasan masyarakat atau pelintas jalan pada pos-pos lintas batas kabupaten, Kecamatan hingga tingkat desa.

Tidak hanya itu, Satgas Covid-19 juga akan memperketat pengawasan penerapan protokol kesehatan pada area-area publik di seluruh wilayah Kabupaten TTU seperti pasar dan fasilitas publik lainya.

"Setiap masyarakat yang masuk pasar harus pakai masker, cuci tangan, dan periksa KTP. Kalau KTP tidak ada jangan masuk pasar," beber Juandi.

Ia menambahkan, pada rumah-rumah makan, swalayan dan pertokoan akan dilakukan pembatasan kegiatan hingga pukul 22.00 Wita.

Baca juga: Pen di Kaki Korban Banjir Bandang Sudah Sebulan Belum Dilepas, Bernadete Butuh Perhatian Pemerintah

Sementara itu, Satgas Covid-19 juga akan membatasi jumlah masyarakat sebanyak 50% dalam  kegiatan-kegiatan sosial dan kegiatan-kegiatan keagamaan di rumah ibadah dari kapasitas ruangan yang tersedia.

Pembatasan kegiatan ini juga berlaku untuk sekolah-sekolah dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). (CR5)

Bupati TTU Drs. Juandi David
Bupati TTU Drs. Juandi David (POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON)

Berita TTU Lainnya

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved