Dinas Kelautan dan Perikanan NTT Akan Berkolaborasi Dengan Alumni SUPM Kupang
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT, Ganef Wugriyanto mengungkapkan akan berkolaborasi dengan para wisudawan SUPM Kupang
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT, Ganef Wugriyanto mengungkapkan akan berkolaborasi dengan para wisudawan SUPM Kupang dalam berwirausaha.
Hal ini disampaikan Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT, Ganef Wugriyanto saat usai acara wisuda di SUPM Kupang, Senin 28 Juni 2021.
Sebagai Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT, dirinya memberikan dukungan bukan jadikan para alumni ini sebagai ASN, melainkan pihaknya akan mendukung atau berkolaborasi dengan para alumni dalam dunia berwirausaha.
"Kami akan berkolaborasi dengan mereka dalam bantuan bantuan kapal dari pemprov untuk berwirausaha, dan mereka akan menjadi salah satu sasaran kami," ungkap dia.
Baca juga: 76 Siswa SUPM Kupang Diwisudakan Secara Daring Nasional
Menurut dia, SMK Kelautan dan Perikanan ini adalah pendidikan yang diharapkan dapat memperoleh ketrampilan atau skill.
"Kami selalu berkolaborasi dengan sistim paket-paket yang ada di SUPM Kupang," katanya.
Ia berharap bagi para wisudawan dengan paket atau program yang diperoleh di SUPM ini, setelah selesai sekolah dapat menjadi pelaku ekonomi.
"Mereka dapat berkolaborasi dengan dinas kelautan dan perikanan," ujarnya.
Baca juga: Disaksikan Kadis Perikanan NTT, Siswa SUPM Kupang Panen 785 Kg Udang Vannamei
"Paket-paket yang kami berikan kepada masyarakat dan salah satu paket dapat diterima oleh para wisudawan di SUPM Kupang, karena pendidikan yang diperoleh adalah pendidikan aplikasi dengan terjun langsung di lapangan," tambahnya.
Menurut dia, siswa yang telah lulus dan mendapat paket budi daya bandeng, maka siswa tersebut wajib mengelola suatu kegiatan pembudidayaan bandeng mulai dari penebaran benih hingga panen.
Dia menyampaikan, siswa yang telah lulus telah memperoleh dua ilmu yakni, pertama, navigasi atau siawa dapat menjadi nahkoda untuk dapat membawa sebuah kapal dari satu tempat ke tempat lainnya dengan aman dan ekonomis.
Kedua, para siswa ini sebagai fishing master atau ahli penangkapan ikan, ilmu ini sangat holistik antara ilmu pelayaran dan ilmu perikanan menjadi satu. (*)