Idul Adha
Keutamaan, Pahala Niat dan Bacaan Puasa Arafah, Dzulhijjah & Tarwiyah Sebelum Idul Adha 1442 H
Puasa ini sangat dianjurkan bagi umat muslim yang tidak pergi haji, sebagaimana terdapat dalam riwayat dari Rasulullah ﷺ tentang puasa Arafah
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى
Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala
Artinya: “Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala.”
Niat Puasa Arafah
Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Kemenag Keluarkan 8 Aturan Salat Idul Adha 1442 H, Apa Saja Aturannya?
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى
Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala
Artinya: “Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah ta’ala.”
Keutamaan Puasa Dzulhijjah Menjelang Idul Adha
Baca juga: Idul Adha 1442 H, Bacaan Niat Berkurban dan Doa Menyembelih Lengkap Arab, Latin dan Artinya
Berikut keutamaan puasa menjelang Idul Adha yang dikutip Tribunnews.com dari laman Kemenag Kanwil Bangka Belitung:
- Tanggal 1 Dzulhijjah
Allah mengampuni Nabi Adam AS di Arafah, maka yang berpuasa di hari itu akan diampuni dosa-dosanya.
- Tanggal 2 Dzulhijjah
Allah mengabulkan doa Nabi Yunus AS dan mengeluarkannya dari perut ikan nun, maka orang yang berpuasa di hari itu sama seperti beribadah dan berpuasa satu tahun tanpa maksiat.
Baca juga: Idul Adha 1442 H, Inilah Syarat Utama Hewan Kurban Sapi dan Kambing untuk Disembelih
- Tanggal 3 Dzulhijjah
Allah mengabulkan doa Nabi Zakariya AS, maka orang yang berpuasa di hari itu akan dikabulkan doanya.