Breaking News:

Berita Belu Bersinar

Bethesda Yakkum Support Pemda Belu Atasi HIV-AIDS

Lembaga CD Bethesda Yakkum Yogyakarta Cabang Belu gencar melaksanakan pelatihan-pelatihan kepada tim penanggulangan HIV dan AIDS di tingkat

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG. COM/TENI JENAHAS
KEGIATAN- CD Bethesda Yakkum Yogyakarta Cabang Belu melaksanakan Pelatihan Pemeriksaan Iinfeksi Manular Seksual (IMS) bagi petugas laboratorium yang berlangsung di Hotel Nusantara II, Kamis 24 Juni 2021. 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA - Lembaga CD Bethesda Yakkum Yogyakarta Cabang Belu gencar melaksanakan pelatihan-pelatihan kepada tim penanggulangan HIV dan AIDS di tingkat puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Belu. 

Kegiatan tersebut dalam rangka mendukung Pemda (dinkes) dalam mempersiapkan puskesmas dan rumah sakit satelit pelayanan ARV. Pasalnya, selama ini layanan ARV terpusat di RSUD Atambua. Kedepannya pelayanan ARV dapat dilakukan di puskesmas. 

Demikian dijelaskan Koordinator CD Bethesda Yakkum Cabang Atambua, Yosafat Acian kepada Pos Kupang. Com di sela-sela kegiatan Pelatihan Pemeriksaan Iinfeksi Manular Seksual (IMS) bagi petugas laboratorium yang berlangsung di Hotel Nusantara II, Kamis 24 Juni 2021.

Kata Yosafat, tujuan penanggulangan HIV dan AIDS sebagaimana diatur dalam Permenkes No. 21 /2013 tentang Penanggulangan HIV AIDS adalah menghentikan epidemi HIV dan AIDS di Indonesia pada 2030 atau yang dikenal istilah three zero. 

Pertama, menurunkan hingga meniadakan infeksi HIV baru, kedua; menurunkan hingga meniadakan kematian yang disebabkan oleh keadaan yang disebabkan oleh keadaan yang berkaitan dengan AIDS, ketiga; meniadakan diskriminasi terhadap ODHA . 

Untuk mencapai tujuan tersebut Pemerintah telah mencanangkan strategi Fast Track 90-90-90 di tahun 2017 yang meliputi percepatan pencapaian 90 persen orang mengetahui status HIV melalui tes atau deteksi dini; 90 persen dari ODHA yang mengetahui status HIV memulai terapi ARV, dan 90 persen ODHA dalam terapi ARV berhasil menekan jumlah virusnya sehingga mengurangi kemungkinan penularan HIV, serta tidak ada lagi stigma dan diskriminasi ODHA

Saat ini UPKM/CD Bethesda Yakkum sedang melaksanakan program pencegahan terpadu penularan HIV dan AIDS di wilayah Kabupaten Belu dan Kota Yogyakarta, salah satu komponennya adalah pencegahan secara Bio-medical. Dalam komponen tersebut ada peningkatan kapasitas untuk layanan kesehatan agar berorientasi pada upaya rehabilitasi berbasis komunitas. 

Oleh karena itu, kata Yosafat CD Bethesda Yakkum bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Belu merasa perlu mengadakan “Pelatihan Pemeriksaan Infeksi Menular Seksual  (IMS) bagi Petugas Laboratorium Puskesmas dan Rumah Sakit di Kabupaten Belu.

"Kami sangat mendukung inisiatf dinkes yang akan menambah rumah sakit dan puskesmas untuk palayanan ARV bagi ODHA. Kasus HIV dan AIDS tinggi di Kabupaten Belu butuh mendekatkan layanan ARV ke masyarakat. Hal ini bisa mencegah ODHA yang putus minum obat dengan alasan tempat ambil obat jauh, harus keluarkan biaya transport dan lain sebagainya", ungkap Yosafat. 

Lanjutnya, tujuan khusus kegiatan adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada peserta tentang penyakit HIV dan AIDS, Gonorhoeae (GO) dan Sipilis. Memberikan pemahaman kepada peserta tentang pengalaman dalam melakukan pelayanan pemeriksaan laboratorium

HIV, Sipilis dan GO melalui sharing antar peserta serta memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada peserta tentang pemeriksaan Duh Tubuh Anogenital. Memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada peserta tentang jaminan mutu (Kode Etik), memberikan ketrampilan kepada peserta tentang pemeriksaan laboratorium Human Immunodeficiency Virus (HIV), Sipilis dan GO

KEGIATAN- CD Bethesda Yakkum Yogyakarta Cabang Belu melaksanakan Pelatihan Pemeriksaan Iinfeksi Manular Seksual (IMS) bagi petugas laboratorium yang berlangsung di Hotel Nusantara II, Kamis 24 Juni 2021.
KEGIATAN- CD Bethesda Yakkum Yogyakarta Cabang Belu melaksanakan Pelatihan Pemeriksaan Iinfeksi Manular Seksual (IMS) bagi petugas laboratorium yang berlangsung di Hotel Nusantara II, Kamis 24 Juni 2021. (POS KUPANG. COM/TENI JENAHAS)

 
Kegiatan berlangsung selama dua hari Kamis-Jumat, 24-25 Juni 2021 bertempat di Hotel Nusantara 2 Atambua. Pelatihan ini diikuti 15 petugas laboratorium dari sembilan puskesmas dan satu rumah sakit masing-masing satu-dua orang. 

Ada empat puskesmas yang dipersiapkan menjadi tempat  PDP ((perawatan dukungan pengobatan) yakni Puskesmas Haekesak, Weluli, Atapupu dan Atambua Selatan. Sedangkan puskesmas lainnya adalah mitra intevensi program selama ini, yakni Puskesmas Halilulik, Umanen, Ainiba, Silawan dan Wedomu. (jen).

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved