Kamis, 7 Mei 2026

Sampah di Betun Ibukota Kabupaten Malaka Tidak Diangkut

sampah berserakan dan tumpukan sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) dibiarkan berhari-hari.

Tayang:
Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/EDY HAYONG
Sampah berserakan di Kota Betun, Ibu kota Kabupaten Malaka yang dibiarkan tidak diangkut, Rabu 23 Juni 2021.  

Ibukota Kabupaten Malaka Dipenuhi Sampah, Pemda Sedang Upayakan TPA

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong

POS-KUPANG.COM, BETUN-Sampah di Betun, Ibu kota Kabupaten Malaka menjadi persoalan serius yang sampai saat ini belum ditangani secara serius oleh Pemerintah Kabupaten Malaka.

Di semua sudut kota ditemui banyak sampah berserakan dan tumpukan sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) dibiarkan berhari-hari.

Kondisi ini membuat pemandangan di kota menjadi tidak bagus dan menebar aroma tak sedap.

Pantauan Pos-Kupang, Rabu 23 Juni 2021, semua ruas jalan utama di Kota Betun dipenuhi sampah di pinggir jalan.

Baca juga: Kuota CPNSD 2021 untuk Kabupaten Malaka Sebanyak 675 Kursi

Ada tempat sampah yang disediakan tetapi tidak dimanfaatkan oleh warga.

Warga membuang sampah dipinggir jalan sehingga membuat pemandangan tidak sedap dipandang mata.

Pemandangan tumpukan sampah terlihat di area lapangan bola kaki Kota Betun juga di kawasan pertokoan.

Belum lagi drainase dalam kota yang dipenuhi limbah rumah tangga tercampur dengan sampah sehingga menimbulkan aroma tak sedap bagi warga yang melintasi area dimaksud.

Baca juga: DPW Perindo NTT Penuhi Janji Kampanye Saat Pilkada di Kabupaten Malaka

Wakil Bupati Malaka, Kim Taolin mengatakan, persoalan sampah memang tetap menjadi perhatian pemda.

Saat ini sudah ada lokasi pembuangan tempat pembuangan akhir (TPA) yang sudah disurvei.

Diharapkan bulan Juli TPA sudah bisa difungsikan.

Sementara ini kegiatan pengangkutan sampah terus dilakukan terutama pada Hari Jumat (Jumat Bersih).

Baca juga: Tersangka Kasus Korupsi Bawang Malaka Menang Gugatan Praperadilan Atas Kapolda NTT

Para relawan bekerjasama dengan pasukan kuning setiap Jumat akan turun mengangkut sampah di kota.

"Ini wujud perhatian pemerintah agar kota yang berbatasan dengan Negara RDTL ini bersih dan indah dipandang mata," ujarnya.(*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved