Breaking News:

Sekda NTT Bantah Informasi Pencopotan Kadis dan Sekdis Kesehatan Provinsi NTT

Kepala Dinas Kesehatan Meserassi Ataupah sedang menjalani cuti panjang atau cuti besaR

Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/IRFAN HOI
Sekretaris Daerah NTT, Benediktus Polo Maing.  

Sekda NTT Bantah Informasi Pencopotan Kadis dan Sekdis Kesehatan Provinsi NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Beredar informasi pencopotan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Meserassi Ataupah dan Sekretaris Dinas Kesehatan David Mandala dibantah Sekretaris Daerah (Sekda) NTT, Benediktus Polo Maing.

"Di Dinas Kesehatan tidak ada yang non job," ujar Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing kepada wartawan, Senin 21 Juni 2021.

Menurutnya, Kepala Dinas Kesehatan Meserassi Ataupah sedang menjalani cuti panjang atau cuti besar, sehingga posisinya sebagai Kepala Dinas harus digantikan untuk sementara waktu.

"Dia cuti besar. Jadi selama seorang pejabat melakukan cuti, berarti harus ada Pelaksana Tugas (Plt) untuk menghendel kerjanya," tegas Polo Maing.

Baca juga: Ketentuan Jam Kerja ASN Selama Ramadan, Sekda NTT : Untuk Yang Puasa Saja 

Dia menjelaskan, posisi Kepala Dinas Kesehatan Meserassi Ataupah akan digantikan sementara oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTT, Henderina Laiskodat.

"Untuk sementara, Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT adalah Henderina Laiskodat, yang merupakan Kepala BKD NTT," jelasnya.

Sementara informasi terkait pencopotan Sekretaris Dinas Kesehatan, David Mandala, Polo Maing menegaskan tidak ada pejabat di Dinkes Kesehatan yang di copot Gubernur NTT. 

"Tidak ada pencopotan," ucapnya.

Baca juga: Sekretaris Dinas Kesehatan Kependudukan dan Catatan Sipil NTT Diganti

Selain itu, Polo Maing juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

"Kalau menghadapi Covid-19, intinya patuhi semua prokes yang ada, termasuk melakukan vaksinasi Covid-19. Jadi kalau ada varian baru tetapi kita taat prokes, maka itu tidak masalah," jelas Polo Maing.

Dia menambahkan, gaya hidup di masa New Normal yang dianggap normal adalah, semua wajib memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak dan menghidari kerumunan.

"Jadi gaya hidup New Normal itu wajib patuhi semua Protokol Kesehatan (Prokes)," pungkas Polo Maing.  (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved