Breaking News:

Begini Kronologi Pembunuhan Tetangga di Kabupaten Rote Nado NTT

Terjadi lagi kasus pembunuhan tetangga terjadi di RT 02/ RW 01 Dusun Boni, Desa Boni Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao, NTT

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Korban pembunuhan di Desa Boni Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM , KUPANG - Terjadi lagi kasus pembunuhan tetangga terjadi di RT 02/ RW 01 Dusun Boni, Desa Boni Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao, NTT. Pembunuhan tersebut terjadi di halaman Gereja GMIT Ebenzar Boni, Jumat 18 Juni 2021 sekira pukul 17.00 WITA.

Kasubag Humas Polres Rote Ndao, Aiptu Anam Nurcahyo, S.I.P, mengatakan, berawal pelaku yang sedang memotong kayu di depan SD Boni, korban datang dan lewat persis di depan pelaku.

Melihat korban lewat tanpa menegur, pelaku kemudian mengatakan "jalan tidak tegur ju."

Mendengar perkataan pelaku, korban spontan menjawab "ko lu sapa ju".

Baca juga: Polisi Segera Reka Ulang Kasus Pembunuhan di Rote Ndao

 

Mendengar jawaban itu pelaku akhirnya tersinggung dan kemudian mengejar korban sambil membawa sebilah parang.

"Terungkap motif dibalik kasus pembunuhan itu adalah pelaku tersinggung dengan jawaban korban," kata Kasubag Humas Polres Rote Ndao, Aiptu Anam Nurcahyo, S.I.P ketika dihubungi POS-KUPANG.COM, Senin 21 Juni 2021.

Aiptu Anam menerangkan, pada hari Jumat tanggal 18 Juni 2021 sekitar pukul 17.00 Wita saat itu saksi Apliana Henuk bersama 2 ( dua ) orang saksi lainnya yang sementara memasak di dalam dapur rumah PPA ( Pusat Pengembangan Anak) dengan sementara membuat kue dan menyiapkan makanan untuk 150 anak.

Saat itu juga, korban berlari dari luar dan masuk ke dalam dapur melalui pintu bagian selatan dengan memegang sebatang kayu dan diikuti oleh pelaku dari belakang dimana saat itu pelaku mengejar korban dengan memegang sebilah parang.

Baca juga: Lengkapi Berkas, Polisi Segera Reka Ulang Kasus Pembunuhan di Rote Ndao

Setelah korban masuk kedalam dapur, pintu keluar bagian utara tertutup. Karena tidak ada pintu keluar lagi lainnya akhirnya korban pun kembali ke pintu yang dilewati sebelumnya dan saat hendak keluar korban kembali bertemu di depan pintu.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved