Kadis Kesehatan Sumba Barat Daya Tegaskan Obat HIV/AIDS Selalu Tersedia di Rumah Sakit
Kadis Kesehatan Sumba Barat Daya,.Obat HIV/AIDS Selalu Tersedia Di Rumah bertemu warga penderita HIV/AIDS khususnya dan masyarakat Sumba Barat
Penulis: Petrus Piter | Editor: Ferry Ndoen
Kadis Kesehatan Sumba Barat Daya,.Obat HIV/AIDS Selalu Tersedia Di Rumah Sakit
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM/TAMBOLAKA---Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat Daya, drg.Yulianus Kaleka mengatakan, selama ini, pihaknya selalu turun ke lapangan bertemu warga penderita HIV/AIDS khususnya dan masyarakat Sumba Barat umumnya untuk mensosialisasikan pentingnya menjaga perilaku hidup sehat.
Terhadap warga penderita HIV/AIDS, pemerintah dalam hal ini pengelolah teknis selalu membangun komunikasi dan terus mendorongnya rutin berobat ke rumah sakit. Pemerintah daerah telah menyediakan obat itu sehingga penderita dapat memanfaatkannya.
Memang penyakit ini sulit sembuh. Tetapi berkat dampingan tim teknis pengelolah HIV/AIDS daerah berjalan lancar sebagaimana berjalan beberapa tahun terakhir ini memberi hasil positip dimana ada beberapa orang penderita HIV/AIDS sembuh.
Karena itu, pihaknya mendorong penderita HIV/AIDS jangan malu datang berobat ke rumah sakit.
Baca juga: Empat Anggota Satlantas Polda NTT Keracunan Makan Bakso yang Diduga Mengandung Bahan Berformalin
Baca juga: Di Mabar Sepasang Sejoli Ditangkap Polisi Usai Posting Hasil Curian di FB,Ini Perkembangan Kasusnya
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, drg.Yulianus Kaleka menyampaikan hal itu kepada POS-KUPANG.COM di Tambolaka, SBD, Kamis (17/6/2021).
Baca juga: ODHA di Kota Kupang Harap Pemerintah Bisa Bantu Urus KTP dan BPJS Kesehatan
Menurutnya, pemerintah akan terus mendorong penderita HIV/AIDS untuk selalu datang berobat ke rumah sakit dan membangun komunikasi dengan staf teknis yang membidang hal ini bila mengalami kendala teknis lapangan. Sebab dengan rutin berobat dan kepercayaan diri kuat dapat saja menyembuhkan penyakit yang dideritanya.
Ia menyebutkan berdasarkan data laporan HIV AIDS tahun 2020 dimana terdapat 22 orang menderita HIV dan 11 orang AIDS dan satu orang meninggal dunia. Menurutnya bila dilihat dari tingkat penyebarannya, paling banyak terjadi di Kecamatan Kota Tambolaka dan Kecamatan Loura. Sementara itu data penderita HIV/AIDS khusus tahun 2021 ini sedang dalam proses perekapan.(pet)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/drgyulianus-kaleka.jpg)