Breaking News:

Dirut Taspen Tepati Janji, Rp 50 Juta Masuk ke Rekening Guru Ribka Nitti

Ribka Nitti, Guru SDI Balela, Kelurahan Larantuka Kabupaten Flores Timur, beberapa pekan lalu mendapat sorotan publik

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA
Guru Ribka Nitti menangis saat dikunjungi Taspen Cabang Kabupaten Ende 

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA- Ribka Nitti, Guru SDI Balela, Kelurahan Larantuka Kabupaten Flores Timur, beberapa pekan lalu mendapat sorotan publik. Ia dipensiunkan secara tiba-tiba dan diminta mengembalikan uang negara sebesar Rp 36 Juta. Saat menerima Taspen, uang pensiunnya itu langsung dipotong seluruhnya, bahkan masih berutang lebih kurang Rp 14 Juta.

Nasib guru 59 tahun ini mendapat simpati dari direktur utama (Dirut) PT Taspen, Antonius NS Kosasih. Melalui staf Taspen Cabang Ende, Antonius meminta bertemu ibu Ribka, melalui video call WhatsApp, Senin 24 Mei 2021 lalu.

Sebagai bentuk simpati, ia juga menyampaikan niat mulianya memberi santunan kepada ibu Ribka dalam bentuk uang tunai sebesar Rp. 50 juta.

Baca juga: Update Kode Redeem FF 17 Juni 2021, Buruan Tukar Kode Redeem Free Fire Terbaru

Baca juga: Pasien Covid -19 Curhat ke Gibran Rakabuming, Begini Tanggapan Putra Sulung Presiden Jokowi

Beberapa minggu kemudian, uang Rp 50 juta yang dijanjikan pun masuk ke rekening ibu Ribka Nitti.

"Uangnya sudah masuk ke rekening BRI saya sejak 5 Juni lalu. Kami sudah telepon ke Taspen cabang Ende untuk ucapkan terimakasih," ujar Ribka Nitti kepada wartawan, Kamis 17 Juni 2021.

Ia mengungkapkan terimakasih kepada kuasa hukum, Ruth Wungubelen dan Kepala Cabang Taspen Ende yang sudah mengadvokasi kasusnya hingga mendapat simpati dari berbagai pihak.

"Saya bersama suami hanya ucapan terimakasih. Tuhan akan membalas budi baik kalian," katanya.

Sementara itu, suami guru Ribka Nitti, Yohanes Raga Kelen mengaku, sesuai informasi dari Asisten 1 Setda Flotim, Abdul Razak, persoalan ibu Ribka sedang diproses ke BKN dan Kemendikbud.

Baca juga: Antisipasi Varian Baru Covid-19 --DPRD Sumba Timur Minta Perketat Pengawasan di Pintu Masuk

Baca juga: Update Jadwal Tinju Dunia Kelas Berat Tyson Fury Vs Deontay Wilder 3, Anthony Joshua Jadi Pesimis?

"Pemda minta kita bersabar, karena masih berproses. SK Dapodik, ijazah S1 dan sertifikat ujian dinas kenaikan pangkat sudah kita masukan," tutupnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved