Breaking News:

Tegang Level Tinggi Paksa China Siaga Perang, Armada Gabungan Amerika Dekati Daratan China

Kelompok tempur Kapal Induk Amerika bukan saja memasuki perairan Laut China Selatan tetapi juga terus merinsek mendekatu darat utama China

Editor: Alfred Dama
24h
Kapal Induk US Navy bersama grup tempur saat memasuki Laut China Selatan 

POS KUPANG.COM --Kelompok tempur Kapal Induk Amerika bukan saja memasuki perairan Laut China Selatan tetapi juga terus merinsek mendekatu darat utama China

Kedatagan kapal-kapal perang bersenjata berat hingga nuklir itu memaksa China siaga perang

Pihak Amerika Serikat (AS) memerintahkan US Navy untuk menuju perairan sekitar China.

Gugus Tempur USS Ronald Reagan yang mendapat mandat ini kemudian berlayar menuju China.

Dikutip Sosok.ID dari Reuters,  Rabu 16 Juni 2021, US Navy menegaskan bila operasi ini merupakan kegiatan rutin bagi mereka.

"Operasi kapal induk di Laut Cina Selatan adalah bagian dari kehadiran rutin Angkatan Laut AS di Indo-Pasifik," ungkap US Navy

Kapal perusak USS Shiloh dan USS Halsey ditugaskan mengawal USS Ronald Reagan agar tak diganggu AL China.

Baca juga: China Gigit Jari, Kira Didukung Indonesia Akui Milik Laut China Selatan Sogok dengan Vaksin Sinovac

Baca juga: China Dibuat Dongkol , Kelompok Kapal Induk AS Kembali Masuk Laut China Selatan, Ini Tujuan US Navy

Baca juga: China Tersenyum , Kapal Induk Amerika Tinggalkan Laut China Selatan ke Laut Arab

Pengerahan armada gabungan ini merupakan psywar bagi China saat negara-negara G7 melakukan pertemuan membahas Laut China Selatan.

"Operasi kapal induk di Laut Cina Selatan adalah bagian dari kehadiran rutin Angkatan Laut AS di Indo-Pasifik," ungkap US Navy.

Sementara itu China melawan pergerakan US Navy.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved