Breaking News:

China Gigit Jari, Kira Didukung Indonesia Akui Milik Laut China Selatan Sogok dengan Vaksin Sinovac

Selain dengan kekuatan militer, China juga melakukan diplomasi ke negara-negara Asia Tenggara agar mengakui hak klaim China atas Laut China Selatan

Editor: Alfred Dama
Dok. AmiriYandi/InfoPublik/DJIKP/Kominfo
Sejumlah 8 juta dosis vaksin Sinovac dalam bentuk bulk tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pada Selasa (25/5/2021). 

POS KUPANG.COM -- Selain dengan kekuatan militer, China juga melakukan diplomasi ke negara-negara Asia Tenggara agar mengakui hak klaim China atas Laut China Selatan

Salah satunya adalah dengan membantu Indonesia dengan mengirimkan vaksin untuk mengurangi penyebaran Covid-19

Diplomasi vaksin adalah istilah di mana China memberikan bantuan kepada negara terntentu, dengan harapan mendapatkan dukungan dari negara tersebut.

Hal itulah yang tampaknya sedang direncanakan China terhadap Indonesia.

Pada Desember 2020, 1,2 juta dosis vaksin Sinovac China tiba di Indonesia, pada saat Indonesia memasuki bulan kesembilan Covid-19.

Beijing kemudian memberikan dukungan vaksin ke negara-negara Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Menurut South China Morning Post, pada 5 Mei, tujuan China melakukan diplomasi vaksin pada Indonesia adalah melunakkan sikapnya atas Laut China Selatan.

Faktanya, Indonesia telah mengambil langkah untuk mendisversifikasi pasokan vaksinnya dan menegaskan komitmennya terhadap pendekatan damai

Baca juga: Taiwan Masih Simpan Senjata Tua Tapi Mematikan, China Takut Karena Pernah Rasakan Ganasnya Guojun

Baca juga: Persiapan China Serbu Taiwan Maksimal,Peringatan Bejing ke Taipei Makin Keras,Tentara China Bersiap

Baca juga: Pemerintah Terima 8 Juta Dosis Vaksin Sinovac, Airlangga: Pemerintah Selalu Jaga Stok Vaksin

Sementara itu, Indonesia sendiri ternyata tidak bergantung pada vaksin China.

Menurut SCMP, vaksin Sinovac hanya menyumbang sekitar 38% dari total 329,5 juta dosis vaksin yang dipesan oleh pemerintah Indonesia.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved