Sabtu, 6 Juni 2026

Internasional Terkini

Trump Ingin Temui Mojtaba Khamenei, Menlu Iran: Tidak Realistis

Dia pun meremehkan peluang tersebut dalam sebuah wawancara dengan media Lebanon yang ditayangkan pada Kamis malam. 

Tayang:
Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO
Menlu Iran Abbas Araghchi. 

POS-KUPANG.COM, TEHERAN - Iran menolak keras rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut bahwa keinginan Trump itu tidak realistis. 

Dia pun meremehkan peluang tersebut dalam sebuah wawancara dengan media Lebanon yang ditayangkan pada Kamis malam. 

"Saya melihat sebuah laporan yang tampaknya mengatakan bahwa dia (Trump) telah menyatakan bahwa dia siap untuk bertemu atau bahwa dia ingin mengadakan pertemuan," kata Araghchi kepada saluran televisi Al Mayadeen.

"Saya pikir kita harus realistis dan berpikir serta hidup di dunia nyata," lanjut dia.

Baca juga: Kuwait Bantah Sediakan Wilayah bagi AS untuk Serang Iran

Araghchi mengatakan dalam wawancara tersebut bahwa selama serangan yang menewaskan Ali Khamenei, ia berada di dalam kantor pemimpin tempat ayahnya meninggal, tetapi di sayap lain gedung tersebut sehingga tidak terluka.

Serangan tersebut mendorong Iran untuk membalas dengan serangan rudal dan drone terhadap Israel dan sekutu AS di wilayah Teluk.

Araghchi juga mengatakan bahwa pemimpin tertinggi yang baru memiliki "kehadiran yang sangat dekat dan efektif dalam urusan negara dan memiliki kendali penuh".

Ia mengatakan bahwa ketidakhadiran Mojtaba Khamenei dari pandangan publik sejak pengangkatannya adalah "karena pertimbangan keamanan" seputar perang, yang telah dihentikan sementara sejak 8 April oleh gencatan senjata yang rapuh.

Sebelumnya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuka peluang untuk bertemu . 

Trump mengatakan kepada New York Post: "Ya, saya ingin bertemu dengannya," ketika ditanya tentang kemungkinan pertemuan, menambahkan bahwa "kita mungkin akan bertemu suatu saat nanti, tergantung bagaimana semuanya berjalan", dilansir AFP, Jumat (5/6/2026). 

Jika kesepakatan tercapai antara kedua negara, Trump bahkan menyebut dirinya akan merasa "terhormat" untuk bertemu dengan Mojtaba.

"Saya tidak ingin bertemu, tetapi jika saya bertemu, saya akan merasa terhormat untuk bertemu dengannya," kata Trump ketika ditanya oleh wartawan tentang kemungkinan pertemuan dengan pemimpin tertinggi Iran tersebut, seperti dilansir Anadolu Agency, Jumat (5/6).

"Saya ingin melihat apakah kita mencapai kesepakatan, tetapi jika kita telah mencapai kesepakatan, ada kemungkinan saya akan bertemu dengannya," cetus Presiden AS tersebut dalam wawancara dengan wartawan pada Kamis (4/6) waktu setempat. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved