DPRD Kabupaten Sumba Timur Sikapi Persoalan BBM

usai berdialog dengan beberapa warga yang datang ke DPRD setempat untuk mengadu persoalan premium.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Ketua DPRD Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq didampingi Asisten II Setda Sumba Timur, Umbu Memang, S.Pt saat berbicang dengan pejabat dari Satpol-PP terkait persoalan premium, Selasa 15 Juni 2021.   

DPRD Kabupaten Sumba Timur Sikapi Persoalan BBM

POS-KUPANG.COM|WAINGAPU -- DPRD Kabupaten Sumba Timur menyikapi persoalan  BBM khususnya jenis premium. Jenis BBM ini selalu mengalami kelangkaan.

Hal ini  disampaikan Ketua DPRD Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq, Selasa 15 Juni 2021.

Ali Fadaq menyampaikan hal ini usai berdialog dengan beberapa warga yang datang ke DPRD setempat untuk mengadu persoalan premium.

Baca juga: Kejari Sumba Timur Mediasi Gidion Mbilijora dan Ali Oemar Fadaq, Tidak Ada Titik Temu

Hadir Asisten II Setda Sumba Timur, Umbu Memang, Satpol-PP dan bagian ekonomi Setda Sumba Timur. 

Menurut Ali, beberapa waktu terakhir ini, BBM jenis premium selalu langka di SPBU. Padahal, jatah premium itu selalu diberikan pada tiga SPBU, yakni SPBU Hambala, SPBU Matawai dan SPBU Kambaniru.

"Tapi setiap hari selalu saja terjadi kelangkaan, bahkan antrean kendaraan  selalu terjadi ketika hendak mengisi premium," kata Ali.

Di sisi lain, Ketua Harian DPD Partai Golkar Sumba Timur ini mengakui, saat ini makin marak penjualan premium atau bensin eceran di dalam Kota Waingapu.

Baca juga: Video-Ali Oemar Fadaq Dituntut Tidak Boleh Pimpin Sidang DPRD Sumba Timur

"Kita minta kondisi ini harus diperhatikan pemerintah karena jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama," katanya.

Dikatakan, untuk pembelian premium di SPBU oleh warga tentu harus memenuhi persyaratan yang ditentukan, yakni surat rekomendasi dari pemerintah desa.

Ali Fadaq juga meminta agar Satpol-PP bisa memperhatikan kondisi yang selalu terjadi di SPBU agar tidak menimbulkan persoalan.

Baca juga: Diduga Hina Bupati Sumba Timur, Polisi Segera Periksa Ali Oemar Fadaq, Handrio: Kita Sudah Panggil

Pantauan POS-KUPANG.COM pada  sejumlah titik di Kota Waingapu, penjualan bensin eceran cukup menjamur. Ada juga menjual persis di depan SPBU. Harga jual bensin eceran berkisar Rp 10.000 hingga Rp 15.000.

Bensin ini dijual menggunakan bekas boto air mineral berukuran 1.5 liter. Jika bensin diisi penuh di botol itu, harganya Rp 15.000. Sedangkan jika tidak penuh dijual dengan harga Rp 10.000.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved