Minggu, 12 April 2026

Warga Motaulun Sampaikan Uneg-uneg ke Bupati Malaka

mendengar masukan dan harapan dari warga, sekaligus bersilahturahim dengan tokoh adat, tokoh masyarakat di Malaka Barat

Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/EDY HAYONG
Bupati Malaka, Simon Nahak saat bertemu muka dengan warga Desa Motaulun di Malaka Barat, Jumat 11 Juni 2021. 

Warga Motaulun Sampaikan Uneg-uneg ke Bupati Malaka

POS-KUPANG.COM I BETUN--Warga Desa Motaulun, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka memanfaatkan momen dengan menyampaikan uneg-uneg kepada Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak,SH,MH.

Bupati secara khusus menemui warga setempat untuk berdialog, mendengar masukan dan harapan dari warga, sekaligus bersilahturahim dengan tokoh adat, tokoh masyarakat di Malaka Barat.

​​​​​​ Bupati Malaka, Simon Nahak bertemu muka dengan warga Desa Motaulun, Kecamatan Malaka Barat pada Jumat 11 Juni 2021.

Tiba di Motaulun, Bupati Simon diarahkan berkunjung pada beberapa rumah adat didampingi para tetua adat. Selanjutnya, bupati diterima secara adat disertai dengan pengalungan selendang.

Baca juga: Bupati Malaka Beri Ruang Buat PKK dan Dekranasda Manfaatkan Space di Pasar Perbatasan Motamasin

Pada kesempatan dialog, mantan Kepala Desa Motaulun, Ande Nahak Klau menyampaikan beberapa keluhan masyarakat. Dikatakan Ande bahwa masyarakat Desa Motaulun sangat susah, karena sawah dan kebun rusak akibat dilanda banjir bandang Badai Seroja beberapa bulan lalu.

"Karena itu masyarakat berharap adanya uluruan tangan dari Pemerintah Daerah. Saluran air sawah kami semua tertimbun lumpur, kalau bisa bantu kami atasi masalah tersebut," pinta Ande.

Meskipun lahan mereka tertimbun lumpur namun Ande berharap Pemda Malaka segera atasi tanggul Benenai yang bocor pasca Kabupaten Malaka dihantam badai Seroja sehingga warga bisa aman.

Sementara Bupati Simon pada saat ini memaparkan program unggulan di masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, Kim Taolin, S.SoS. Dirinya menyampaikan tiga masalah yang harus ditangani yakni masalah tanggul yang rusak, saluran dan ketersediaan air.

Baca juga: Wabup Malaka Geleng Kepala, 223 Kendaraan Dinas Tunggak Bayar Pajak

'Jembatan semi permanen baru saja mulai digunakan, saat ini bendungan Benenai sementara dikerjakan. Semua  itu untuk mebjawabi keluhan masyarakat," kata Simon.

Kepala UPT Penda Wilayah Malaka, Clara M.F.Bano, SE didampingi Kasubag Tata Usaha Oktavianus Mare, SS, menyerahkan dokumen tunggakan PKB kepada wabup Malaka, Kim Taolin, Jumat 11 Juni 2021.
Kepala UPT Penda Wilayah Malaka, Clara M.F.Bano, SE didampingi Kasubag Tata Usaha Oktavianus Mare, SS, menyerahkan dokumen tunggakan PKB kepada wabup Malaka, Kim Taolin, Jumat 11 Juni 2021. (POS KUPANG.COM/EDY HAYONG)

Bupati Simon menyampaikan bahwa  pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR sementara mengerjakan Bendungan Benenai yang rusak diharapkan pekerjaan berjalan aman dan lancar agar sawah masyarakat bisa tetap teraliri air.

"Pemerintah akan tetap berupaya menyanggupi kebutuhan masyarakat,  karena ketika dilantik kita berhadapan dengan badai Seroja yang tidak pernah kita rencana dan bayangkan sebelumnya," tambah Simon.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved