Ridwan Kamil Dukung Bangun Patung Bung Karno di Puncak Bukit Mega Ende

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Dukung Bangun Patung Bung Karno di Puncak Bukit Mega Ende

Editor: Kanis Jehola
Tribun Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Dukung Bangun Patung Bung Karno di Puncak Bukit Mega Ende

POS-KUPANG.COM | BANDUNG-Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil mengatakan Pemerintah Provinsi Jabar mendukung rencana Pemerintah Kabupaten Ende membangun patung Bung Karno di Nusa Tenggara Timur.

"Dulu ketika Bung Karno di Ende ada tiga wanita asal Jabar yang memberikan peranan penting tak kenal lelah untuk selalu menyemangati," kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil seusai bertemu Bupati Ende Djafar Achmad di Gedung Pakuan Kota Bandung, Sabtu, 12 Juni 2021.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Ende mengangkat kisah Bung Karno yang diasingkan di Kabupaten Ende, dan ada tiga perempuan hebat asal Jabar yang menemani beliau.

Baca juga: Promo Hypermart Minggu 13 Juni 2021 Buah-buahan Murah Apel, Kiwi, Pisang Cavendish, Nanas Pear

Baca juga: TRIBUN WIKKI: Beriwisata di Agrowisata Lembah Colol Seperti Bangsawan Nikmati Kopi di Kebun Kopi

Ketiga perempuan tersebut adalah Inggit Garnasih istrinya, Ibu Amsi mertuanya, dan Ratna Djuami anak angkat Bung Karno.

Masa-masa pengasingan itu sangat menentukan masa depan bangsa Indonesia sebab dari sanalah lahir ide pokok Pancasila dari pikiran Bung Karno.

Patung Bung Karno di Ende
Patung Bung Karno di Ende (Pos Kupang/Romualdus Pius)

Menurut Djafar, patung Bung Karno akan dibangun di Puncak Bukit Mega sebagai penghormatan atas jasa Presiden Pertama Indonesia itu. Ia berharap Pemprov Jabar mendukung rencana tersebut.

Gayung bersambut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberi dukungan. Pemprov Jabar, katanya, akan mengupayakan ada dukungan materi.

"Mungkin nanti juga akan dikolaborasikan patung Bung Karno-nya seperti apa, nanti ada sumbangan dari seluruh masyarakat Jabar di Ende," katanya.

Baca juga: Tergiur Janji Pekerjaan dan Sepeda Motor, Gadis 14 Tahun di Surabaya jadi Korban Rudapaksa 

Baca juga: Parodi Situasi Minggu, 13 Juni 2021: Antara Covid dan Politik

Ia pun menyambut baik konsep yang diusung Pemkab Ende menggunakan pendekatan budaya. "Ada rencana pelestarian budaya dan juga lomba mirip Bu Inggit dan Bung Karno, saya kira itu sangat baik," kata Ridwan Kamil.

Gubernur menyebut kerja sama dua daerah dengan sejarah panjang terkait perjalanan hidup Bung Karno dan Ibu Inggit Garnasih, akan membuka wawasan masyarakat tentang Pancasila dari sosok Presiden Pertama Indonesia.

"Pada saat Bung Karno di Ende diasingkan selama empat tahun ternyata yang menemaninya adalah tiga warga Jabar: Ibu Inggit, Ibu Amsi, dan Ibu Ratna anak angkatnya," katanya.

Mereka bertiga, dari cerita Bupati Ende, memiliki peran penting dalam menjaga api perjuangan Bung Karno ketika diasingkan.

"Tiga warga Jabar tersebut menyemangati Bung Karno yang sedang diasingkan, dan akhirnya dalam renungannya merumuskan lahirnya ke-Pancasila-an yang akhirnya resmi menjadi sebuah ideologi bangsa," tuturnya.

"Jadi saya menduga peran di balik layar itulah yang sebenarnya menguatkan lahirnya Pancasila," ujar Ridwan Kamil.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved