Pria Ini Orang Paling Kaya di Palestina, Punya Istana Mewah Tapi Tak Pernah Hidup Aman, Siapa Sih?

Pria ini bernama Munib Al Masri usianya 87 tahun. Sosoknya merupakan orang paling kaya di Palestinya. walau begitu ia dikabarkan tak pernah hidup aman

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
Munib Al-masri, orang terkaya di Palestina. 

POS-KUPANG.COM - Pria ini bernama Munib Al Masri. Usianya 87 tahun. Sosoknya merupakan orang paling kaya di Palestinya. Namun ia mengeluh karena hidup di daerah konflik. 

Saat ini, pria berusia 87 tahun itu menetap di antara Jalur Gaza dan Tepi Barat, daerah yang rentan terhadap keamanan.

Ironisnya, walau bersama keluarga hidup di daerah konflik, namun pria ini memiliki harta kekayaan yang fantastis.

Munib Al-Masri sesungguhnya dikenal juga sebagai Adipati Nablus. 

Dia bahkan pernah menjadi salah satu orang kepercayaan terdekat Mantan Ketua Organisasi Pembebasan Rakyat Palestina, Yasser Arafat.

Saat ini, Munib Al Masri tinggal di istana pribadi yang letaknya di antara di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Rumah yang dibangunnya di area yang rawan konflik i tu berbentuk replika dari Villa Capra “La Rotonda” karya Andre Palladio di Vicenza, Italia.

Rumahnya itu didedikasikan juga untuk rakyat dan tujuan Palestina.

Saat ini, bendera Palestina tergantung di sepanjang sisi rumahnya.

Sedangkan empat ruang tamu di dalam rumah tersebut, diberi nama sesuai nama-nama kota Palestina yang modern dan bersejarah.

Ada ruangan Yerusalem-Hebron, ada ruangan Jaffa-Haifa, ada juga ruangan yang diberi nama Nablus-Gaza dan Nazareth-Bethlehem.

Biasanya, rumah Masri selalu penuh dengan tamu.

“Saya membangun rumah ini untuk dinikmati semua orang Palestina."

"Jadi saya menjamu mereka dan orang luar kapan pun saya bisa," katanya.

Dilansir dariThe Jerusalem Post pada Jumat 11 Juni 2021.

Tim penyelamat dan orang-orang berkumpul di tengah puing-puing di depan menara al-Shourouk yang runtuh setelah terkena serangan udara Israel, di Kota Gaza, pada 12 Mei 2021
Tim penyelamat dan orang-orang berkumpul di tengah puing-puing di depan menara al-Shourouk yang runtuh setelah terkena serangan udara Israel, di Kota Gaza, pada 12 Mei 2021 ((Mohammed ABED / AFP))
Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved