Breaking News:

Didesak Klarifikasi Soal Tandon, Kepala BPBD Kota Kupang 'Hilang' Dari Paripurna di DPRD

Didesak Klarifikasi Soal Tandon, Kepala BPBD Kota Kupang 'Hilang' Dari Paripurna di DPRD

Editor: Ferry Ndoen
foto: Irfan Hoi/
suasana rapat paripurna di DPRD Kota Kupang  

Didesak Klarifikasi Soal Tandon, Kepala BPBD Kota Kupang 'Hilang' Dari Paripurna di DPRD

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Jimi Didok, 'menghilang' dari rapat paripurna saat didesak Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk hadir dan memberi klarifikasi perihal bantuan tandon yang menyeret sejumlah nama anggota DPRD sebagai penerima. 

Hilangnya Kepala BPBD ini usai munculnya sebuah foto lembaran kertas berisi nama penerima tandon dari anggota DPRD yang ditandatangani dan cap resmi dari kepala BPBD Kota Kupang, Jimi Didok.

Dalam rapat paripurna dengan agenda mendengarkan pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap hasil pansus LKPj Wali Kota Kupang tahun 2020, Jumat 11 Juni 2021, terjadinya perdebatan antar anggota DPRD yang menyoali ketidakhadiran kepala BPBD Jimi Didok untuk memberi klarifikasi.

Sekretaris Daerah Kota Kupang yang hadir dalam rapat tersebut, mengaku akan menghadirkan Kalak BPBD di ruang sidang sasando DPRD Kota Kupang dalam rapat selanjutnya.

Dia pun memberi garansi terhadap permintaan anggota DPRD yang mendesak agar pemerintah kota Kupang wajib menghadirkan Kalak BPBD.

Rapat paripurna pun kembali di skors hingga Sabtu 12 Juni 2021 pukul 10.00 WITA, menunggu kehadiran Kalak BPBD.
Pimpinan Sidang, Cristian Baitanu, juga menegaskan agar pemkot bisa menyanggupi hal tersebut sehingga rapat paripurna bisa dilanjutkan.

"Kalau besok dia tidak hadir lagi pak sekda, rapat kita tidak bisa lanjutkan. Besok itu agenda paripurna, sebelum masuk paripurna, kepala BPBD sudah ada supaya klarifikasi," tegasnya.

Anggota DPRD Diana Bire, dalam kesempatan itu menegaskan, agar ada tindakan khusus yang diberikan oleh Pemkot apabila pada rapat lanjutan paripurna, Kalak BPBD tidak lagi hadir.

Dia pun menantang kehadiran Kalak BPBD untuk bisa memberi klarifikasi secara jelas kepada semua anggota DPRD, terutama bagi anggota DPRD yang namanya dicatutkan dalam surat penerima bantuan tandon yang ditandatangani Kalak BPBD, Jimi Didok.

Disaksikan Pos Kupang, rapat paripurna ini sedianya dilakukan pukul 19.00 WITA namun belum hadirnya semua  anggota DPRD dan pemerintah Kota Kupang, sehingga di undur ke pukul 20.00 WITA.

Rapat paripurna yang diskors ini, akan dilanjutkan, Sabtu 12 Juni 2021 pukul 10.00 WITA dengan agenda pemandangan umum fraksi dan juga mendengar klarifikasi dari Kalak BPBD Kota Kupang, Jimi Didok. 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kepala BPBD ini dua kali tidak mengikuti rapat paripurna terkait LKPj Wali Kota Kupang tahun 2020 di DPRD Kota Kupang.

Kalak BPBD yang dikonfirmasi Pos Kupang sejak Jumat 11 Juni 2021 petang,  tidak memberikan respon terhadap pesan dan panggilan seluler yang dikirimkan.  Pos Kupang Juga kembali mengkonfirmasi Kalak Jimi, Sabtu 12 Juni 2021 pagi, namun pesan dan panggilan seluler yang dikirim tidak direspon olehnya. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Baca juga: Maumere-Sikka Tuan Rumah Kontest Tari Indonesia 2021

suasana rapat paripurna di DPRD Kota Kupang 
suasana rapat paripurna di DPRD Kota Kupang  (foto: Irfan Hoi/)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved