Breaking News:

Usulan Dukcapil Ende Pindah Kantor, Ini Kata Sekda Agustinus

Dinas Dukcapil Kabupaten Ende, rencananya akan berkantor di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Ende

POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Sekda Ende Agustinus G. Ngasu di Kantor Bupati Ende, Rabu 9 Juni 2021. 

POS-KUPANG.COM | ENDE - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Dinas Dukcapil) Kabupaten Ende, rencananya akan berkantor di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Ende.

Pihak Dukcapil diminta untuk membuat telaahan bagaimana proses pemindahan sarana dan prasarana Dukcapil ke kantor BPBD, termasuk siapa yang akan memindahkan dan berapa besar biaya yang harus dikeluarkan.

Sekda Ende, Agustinus G. Ngasu kepada POS-KUPANG.COM, mengatakan, rencana Dukcapil berkantor di BPBD masih pada tahap usulan.

Usulan dan rekomendasi tersebut dari komisi I DPRD Kabupaten Ende, yang ditandatangani oleh Ketua DPRD Kabupaten Ende, Fery Taso. Menurutnya, nantinya usulan tersebut akan kembali dibahas.

Baca juga: Tak Tahan Dicecar Najwa Shihab, Rocky Gerung Ungkap Fakta Soal Hubungan Rizieq & Haji Ditunda, Apa?

Baca juga: Polres Sikka Bekuk 2 Pelaku Curas Berstatus Pelajar

"Menyangkut usulan perubahan kantor, kantor bencana alam dipakai untuk Dukcapil, sementara kantor bencana alam pindah ke tempat lain. Yang pertama bahwa Dukcapil harus membuat telaahan," kata Sekda Agustinus, di Kantor Bupati Ende, pasca menerima usulan dan rekomendasi dari komisi I DPRD Kabupaten Ende, Rabu 9 Juni 2021.

Sekda Agustinus menerangkan, jika Dukcapil Ende berkantor di BPBD maka semua perangkat di Dukcapil harus dipindahkan.

Sekda juga menegaskan, perlu ada desain yang bagus bagaimana pelayanan kepada masyarakat. Jangan sampai pasca pindah, malah tidak ada perubahan dari segi efektivitas, efisiensi dan mutu pelayanan.

"Setelah pindah ke sana desain untuk supaya masyarakat bisa puas pada pelayanan, mesti sudah ada desain. Jangan sampai sudah pindah ke sana pelayanan sama model begitu," ujar Sekda, mengingatkan.

Baca juga: Inilah Kecanggihan Senjata dan Teknologi 8 Kapal Perang 6.500 Ton Buatan Eropa Dipesan Indonesia

Baca juga: Stok Vaksin Astra Zeneca di Sumba Timur Masih 400 Dosis

Lanjutnya, perlu ditelaah juga, apakah selama proses pemindahan akan ganggu aktivitas pelayanan. Jika terganggu, kata Sekda Agustinus, maka perlu dipikirkan apa solusinya.

"Lalu menyangkut SDM, cukup atau tidak. Kalau misalnya cukup, kira - kira mereka sudah ada pelatihan cara melayani tamu atau tidak sehingga dia harus punya kematangan emosional yang bagus, sehingga tidak ada konfik, pertengkaran," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved