Breaking News:

Bupati Sumba Barat Tegaskan Tertibkan Seluruh Aset Daerah

Bupati Kabupaten Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H menegaskan pemerintah daerah akan menertibkan seluruh aset-aset daerah

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H membacakan jawaban pemerintah atas pansus DPRD Sumba Barat terhadap LKPJ Bupati Sumba Barat tahun anggaran 2020 pada sidang DPRD Sumba Barat, Kamis (10/6/2021) malam. 

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK---Bupati Kabupaten Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H menegaskan pemerintah daerah akan menertibkan seluruh aset-aset daerah baik aset bergerak maupun aset tidak bergerak tanpa kecuali. Dan saat ini, proses penarikan aset itu sedang berlangsung.

Demikian jawaban pemerintah terhadap laporan panitia khusus DPRD Kabupaten Sumba Barat atas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sumba Barat tahun anggaran 2020 dalam sidang paripurna DPRD Sumba Barat yang dipimpin Ketua DPRD, Drs. Dominggus Ratu Come didampingi Wakil Ketua DPRD, Jefri Ora, S.H dan Wakil Ketua DPRD, Lukas Lebu Gallu, S.H di ruang sidang utama DPRD Sumba Barat, Kamis (10/9/2021) malam.

Menurutnya agenda penertiban aset daerah juga merupakan salah satu target program bupati dan wakil bupati Sumba Barat periode 2021-2024, Yohanis Dade, S.H-John Lado Bora Kabba. Selain itu program penataan kota Waikabubak agar menjadi kota bersih, indah dan menarik serta kota terang benderang, disiplin pegawai dan lainnya.

Baca juga: Dukung Papua Merdeka, Warga Australia Kibarkan Bendera Bintang Kejora, Bagaimana Reaksi Indonesia?

Baca juga: Tiga Politisi Tempati Ofisial Persebata, Ketua Askab Lembata: Kita Tetap Terlibat Untuk Lewotana!

Karena itu, sejalan dengan dewan penertiban aset akan terus berlangsung hingga tuntas. Dengan demikian, aset daerah terutama kendaraan roda dua maupun roda empat dapat diperuntukan mendukung pelayanan pemerintahan daerah ini.

Sementara itu terkait dengan batas wilayah administrasi pemerintahan Kabupaten Sumba Barat dengan Kabupaten Sumba Barat Daya dan Kabupaten Sumba Barat dengan Kabupaten Sumba Tengah, Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, S.H mengatakan pemerintah Sumba Barat tetap berprinsip penentuan tapal batas itu berdasarkan kesepakatan Redambolo, SBD dan Labuan Bajo, Manggarai Barat serta kesepakatan Bogor, Jawa Barat yang difasilitasi pemerintah Propinsi NTT dan pemerintah pusat.

Baca juga: DPRD Flotim Tolak Dialog Bersama PMKRI Saat Demo Soal Selisih Penggunaan Anggaran Covid-19

Baca juga: DPRD Flotim Tolak Dialog Bersama PMKRI Saat Demo Soal Selisih Penggunaan Anggaran Covid-19

Kini keputusan itu sepenuhnya berada ditangan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri. Beberapa waktu lalu, Wakil Bupati Sumba Barat, John Lado Bora Kabba bersama beberapa staf berangkat ke Jakarta menyerahkan dokumen terkait penyelesaian tapal batas itu. Harapan keputusan itu berdasarkan kesepakatan yang telah dibuat itu.

Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H juga menghimbau masyarakat Sumba Barat menghormati apapun keputusan pemerintah.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved