Breaking News:

Sempat Mangkir, Azis Syamsuddin Akhirnya Penuhi Panggilan Penyidik KPK, Ini Kasus yang Menyeretnya

Sempat mangkir, Azis Syamsuddin akhirnya penuhi panggilan Penyidik KPK, ini kasus yang menyeretnya

KOMPAS.com/TSARINA MAHARANI
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. Sempat Mangkir, Azis Syamsuddin Akhirnya Penuhi Panggilan Penyidik KPK, Ini Kasus yang Menyeretnya 

Sempat Mangkir, Azis Syamsuddin Akhirnya Penuhi Panggilan Penyidik KPK, Ini Kasus yang Menyeretnya

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin sempat mangkir dari panggilan penyidik KPK pada pemeriksaan Jumat 5 Mei 2021.

Azis Syamsuddin akhirnya memenuhi panggilan penyidik KPK, Rabu 9 Juni 2021.

Azis Syamsuddin sedianya akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap penghentian perkara di Tanjungbalai, Sumatera Utara yang menjerat eks Penyidik KPK Ajun Komisaris Polisi (AKP) Stepanus Robin Pattuju (SRP) dkk.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (9/6/2021), membenarkan bahwa Azis Syamsuddin telah hadir di KPK memenuhi panggilan penyidik.

Baca juga: Kabar Terbaru, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Dicegah ke Luar Negeri Selama 6 Bulan Sejak 27 April

Baca juga: 4 Jam Penyidik KPK Geledah Ruang Kerja Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, Ini Kasus yang Menyeretnya

"Hari ini (9/6/2021) saksi Azis Syamsuddin telah hadir di Gedung Merah Putih KPK memenuhi panggilan penyidik KPK dan akan segera dilakukan pemeriksaan sebagai saksi dalam perkara tersangka SRP dkk," kata  Ali Fikri 

"Perkembangannya akan disampaikan," Ali menambahkan.

Diketahui, nama Azis Syamsuddin terseretkasus dugaan suap terkait penanganan perkara Wali Kota Tanjungbalai Tahun 2020-2021 karena diduga menjadi perantara yang mengenalkan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial dengan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju.

KPK menduga pertemuan keduanya terjadi di rumah dinas Azis di Jakarta Selatan pada Oktober 2020.

Dalam pertemuan tersebut diduga Syahrial meminta bantuan Robin untuk mengurus perkara dugaan korupsi jual beli jabatan yang sedang diselidiki KPK agar tidak naik ke penyidikan.

Halaman
12
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved