F-PAN DPRD Ngada Minta Pemda Perhatikan Pembangunan Ruas Jalan
pemerintah daerah saat ini untuk memprioritaskan urusan wajib infrastruktur dasar seperti pembangunan ruas jalan, air, dan listrik
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
F-PAN DPRD Ngada Minta Pemda Perhatikan Pembangunan Ruas Jalan
POS-KUPANG.COM | BAJAWA--Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) DPRD Kabupaten Ngada meminta kesungguhan dan keseriusan pemerintah daerah saat ini untuk memprioritaskan urusan wajib infrastruktur dasar seperti pembangunan ruas jalan, air, dan listrik.
F-PAN meminta supaya semua jalan yang sudah dibuka dan akan dibuka oleh pemerintah supaya mendapat perhatian yang serius setiap tahun oleh pemerintah daerah Kabupaten Ngada.
Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara F-PAN DPRD Ngada Yohanes Don Bosco Ponong saat membacakan pemandangan umum fraksi atas penyampaian rancangan peraturan daerah tentang RPJMD tahun 2021-2026 di ruang sidang paripurna DPRD Ngada, Senin 7 Juni 2021.
Baca juga: Target Proyeksi Pendapatan Asli Daerah Fantastis, DPRD Ngada Minta Penjelasan Pemerintah
Yohanes mengatakan, F-PAN meminta pemerintah daerah untuk menuntaskan prioritas jalan yang menghubungkan antar wilayah yang menuju kantong produksi dan melewati pemukiman warga.
Selama ini, pemerintah daerah melalui dinas teknis pada saat musrembangcam menyampaikan jalan tersebut belum ada code link. Misalnya jalan yang mempercepat waktu tempuh 45 menit saja dari Lindi menuju Marunggela yakni Jalan Mok-Mbazang-Warunembu-Maronggela dan segmen jalan Demun-Siring-Memak-Maronggela.
Baca juga: Soal Gagal Panen, DPRD Ngada Desak Dinas Pertanian Segera Turun ke Lapangan
Menurutnya, jika dua jalan ini tuntas, maka kepala desa, perangkat desa, dan BPD dari dua desa induk dan empat desa persiapan apabila rapat di Maronggela, Ibikota Kecamatan Riung Barat bisa ditempu dengan waktu 45 menit saja.
“Tetapi karena dua jalan ini belum rampung sampai dengan saat ini, maka mereka harus tempu dalam waktu empat jam menggunakan kendaraan dan melewati empat kecamatan yakni Bajawa Utara-Soa-Wolomeze-Riung-Riung Barat,” ujarnya.
Selain itu, kata Bosko, jalan dari Piga-Waebana Meze-Kakasebulu menuju Nagerawe Kabupaten Nagekeo juga harus diperhatikan. Karena segmen jalan tersebut sangat strategis menuju kantong-kantong produksi dan waktu tempu ke Kabupaten Nagekei menjadi sangat singkat.
Terpisah, Wakil Ketua F-PAN DPRD Ngada, Mathias Rema Esi menambahkan, untuk peningkatan jalan dari Waebana Meze-Kakasebulu-Nagerawe merupakan salah satu solusi prmbangunan jalan tengah menuju Mbay, ibukota Kabupaten Nagekeo karena selama ini terjadi kegiatan ekonomi antar kedua kabupaten.
“Karena para pelaku ekonomi selalu membeli ternak dari Mbay dan jual ke Bajawa seperti ayam, bebek, babi, anjing dan dijual ke Bajawa.Jika jalur tengah ini dibuka maka jarak tempuh dari Bajawa ke Mbay bisa lebih cepat ketimbang melalui jalur Boawae-Aemali,” ungkapnya.
Baca juga: Wakil Ketua DPRD Ngada Minta Pemerintah Salurkan Beras Bantuan Tepat Sasaran
Sementara itu, Wakil Bupati Ngada, Raymundus Bena dalam tanggapan pemerintah atas pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Ngada terhadap RPJMD Kabupaten Ngada tahun 2021-2026 mengatakan, terkait akses sarana prasarana menuju sentra pertanian dan peternakan, ke pusat pariwisata melalui pembukaan ruas jalan baru, peningkatan jalan dan jembatan sudah sejalan dengan misi tiga RPJMD yaitu mengembangkan infrastruktur wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan meningkatkan pelayanan dasar dengan strategi peningkatan ketersediaan dan kualitas jaringan jalan dengan tiga arah kebijakan.
Tiga arah kebijakan tersebut yaitu pertama, peningkatan ketersediaan jalan yang menghubungan kawasan-kawasan prioritas kabupaten, kedua peningkatan kualitas konstruksi jalan beserta utilitasnya, dan ketiga optimalisasi pemeliharaan dan rehabilitasi jalan beserta utilitasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/tanggapan-pemerintah-atas-pemandangan-umum.jpg)