Breaking News:

Pemkot Kupang Gelontorkan Rp 2,13 Miliar Untuk Bedah 64 Rumah Warga

Pemerintah Kota Kupang ( Pemkot Kupang) menggelontorkan anggaran sebesar Rp 2,13 miliar untuk membangun dan renovasi 64 rumah warga

Pemkot Kupang Gelontorkan Rp 2,13 Miliar Untuk Bedah 64 Rumah Warga
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP), Beny Sain

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah Kota Kupang ( Pemkot Kupang) menggelontorkan anggaran sebesar Rp 2,13 miliar untuk membangun dan renovasi 64 rumah warga di wilayah Kota Kupang tahun 2021. Untuk satu unit rumah dibandrol dengan Rp 55 juta.

Informasi ini dijelaskan, Kepala Dinas Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP), Beny Sayn kepada awak media, Senin 7 Juni 2021 di ruang kerjanya.

Beny mengatakan, meski ditiap rumah dipatok dengan harga sekian, tidak berarti harga tersebut menjadi tetap. Hal tersebut, dimungkinkan berkurang atau lebih tergantung dengan kondisi rumah.

Baca juga: OJK Sebut Pinjaman Daerah Pemkab Maksimal 25 Persen dari Modal Bank

Baca juga: Komisi C DPRD TTU Gelar RDP Terkait Pembayaran Hak Eks Karyawan PT Neno Mayana Teknik

Pembangunan ini, menurutnya, diberikan kepada masyarakat yang berkategori janda, duda dan warga yang benae-benar tidak memiliki rumah dan berdasarkan usulan dari pihak keluarahan setempat.

"Kalau tidak ada sertifikat, kita pakaj keterangan lurah. Artinya kita berikan dulu dia punya hidup yang layak kalau bantuan APBD DAU, kalau APBN memang harus punya sertifikat," jelasnya.

Dari alokasi anggaran ini pihaknya telah melakukan pembangunan sebanyak 10 rumah yang tersebar di kelapa Lima, kelurahan Manutapen, naimata, Kuanino dan kelurahan Belo.

Baca juga: BREAKING NEWS: Mobil Masuk Jurang di Ende, 4 Orang Dikabarkan Tewas & Belasan Penumpang Luka Parah

Baca juga: Sinergi BUMN, PLN UP3 Sumba Kenalkan PLN Mobile ke Perbankan

Dia menyebut, dalam proses perencanaan tiap rumah dijadwalkan akan diselesaikan dalam tempo dua pekan dengan tetap memperhatikan situasi dilapangan.

Rumah ini, kata dia, berjenis 36 sehingga menurutnya jika pemilik rumah ingin melakukan perulasan dirumah tersebut masih dapat dimungkinkan. Tipe tersebut, dikerjakan sesuai ketentuan dan anggaran yang disiapkan.

Di tahun 2020, lanjutnya, Pemkot juga menganggarkan 2,4 miliar untuk membangun rumah baru 42 dan 30 rumah yang direnovasi dengan bandrolan harga per satu unit rumah sebesar 50 juta rupiah.

Sementara itu, ketua fraksi PDIP DPRD kota Kupang, Adrianus Talli mengatakan, kegiatan bedah rumah merupakan kegiatan yang sudah beberapa tahun ini diusulkan oleh pemerintah kota Kupang.

Adrianus Talli mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dan belum memiliki rumah layak huni. Untuk itu, pemerintahan dengan program dan kegiatan untuk membantu masyarakat, agar bisa mendapatkan manfaat.

"Tetapi pemerintah harus melakukan pendataan secara baik, dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan, jika pendataan dilakukan secara baik tentunya akan menghasilkan output yang baik, juga pelaksanaan dilakukan secara baik, agar bangunan juga berkualitas," katanya.

Dia mengharapkan agar 10 rumah yang saat ini sudah sementara dikerjakan Memang benar-benar melalui tahapan proses pendataan yang baik, yang transparan, sehingga menghasilkan 10 rumah yang berkualitas dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat penerima.

"Tentunya ada kriteria-kriteria yang harus dipenuhi, harus memiliki lahan milik sendiri, kalaupun bukan milik sendiri harus ada pernyataan dari pemilik lahan, hibah dan lain-lain, sehingga tidak terjadi masalah di kemudian hari," papar Ardi. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved