Breaking News:

Komisi C DPRD TTU Gelar RDP Terkait Pembayaran Hak Eks Karyawan PT Neno Mayana Teknik

Komisi C DPRD TTU Gelar RDP Terkait Pembayaran Hak Eks Karyawan PT Neno Mayana Teknik

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON
Pose Pelaksanaan RDP di ruang rapat Komisi C DPRD TTU, Senin, 07/06/2021 

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU- Komisi C DPRD TTU menggelar Rapat Dengan Pendapat ( RDP) bersama Dinas Nakertrans TTU, Penanggungjawab PT Neno Mayana Teknik, PLN ULP Kefamenanu, Eks Karyawan PT Neno Mayana Teknik di ruang rapat Komisi C DPRD TTU, Senin, 07/06/2021.

RDP tersebut membahas perihal hak 6 eks karyawan PT Neno Mayana Teknik yang belum dibayar pihak perusahan hingga saat ini.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Ketua I DPRD TTU, Agustinus Tulasi, Ketua Komisi C DPRD TTU, Therensius Lasakar, Manager PLN ULP Kefamenanu, I Ketua Arthayasa, Penanggungjawab PT Neno Mayana Teknik TTU, Nawir Thamrin, Kepala Dinas Nakertrans TTU, Simon Soge, bersama jajarannya dan eks karyawan PT Neno Mayana Teknik.

Baca juga: Pemda TTU Berencana Mengajukan Pinjaman Daerah

Baca juga: Sinergi BUMN, PLN UP3 Sumba Kenalkan PLN Mobile ke Perbankan

Dalam momentum RDP tersebut, Wakil Ketua I DPRD TTU, Agustinus Tulasi, mengatakan, DPRD TTU meminta pihak perusahaan dalam hal ini PT Neno Mayana Teknik untuk segera membayar hak-hak para karyawan sesuai yang tertera dalam kontrak kerja yang dimaksud.

Ketua Fraksi Golkar DPRD TTU ini menegaskan, pihak Perusahaan segera melakukan rekap pekerjaan dan membayar hak-hak para eks karyawan tersebut. Pasalnya para karyawan telah melaksanakan pekerjaan. Hal ini untuk mencegah terjadinya proses hukum lebih lanjut.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi C DPRD TTU, Therensius Lasakar. Menurut Therensius, PT Neno Mayana Teknik wajib membayar hak-hak eks karyawan sesuai pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Ia juga meminta pihak perusahaan untuk mempercepat proses pelaksanaan pengecekan hasil pekerjaan dan segera melakukan pencairan hak-hak para karyawan.

Baca juga: Sinergi BUMN, PLN UP3 Sumba Kenalkan PLN Mobile ke Perbankan

Baca juga: Alfamart Hari ini 7 Juni 2021 Turun Harga Aneka Corned Beef & Sardines Sabun Deterjen Coffee Time

Sementara itu, Penanggungjawab PT Neno Mayana Teknik Cabang TTU, Nawir Thamrin dalam kesempatan itu menjelaskan, pihak perusahaan masih dalam proses rekap pemasangan meteran listrik di lapangan dan selanjutnya memberikan laporan kepada bagian keuangan.

Pasca pertanggungjawaban laporan itu, tuturnya, perusahaan akan membayar hak-hak eks karyawan PT Neno Mayana Teknik.

Bagi Nawir, pihak perusahaan bersedia melakukan pembayaran hak-hak karyawan itu. Namun semua proses realisasi hak-hak karyawan butuh waktu.

Perihal keterlambatan hak-hak karyawan ini, lanjutnya, telah terjadi seperti biasa. Karena proses realisasi pembayaran hak-hak karyawan dalam pemasangan meteran listrik membutuhkan waktu yang tidak singkat.

"Dan ini sudah dijelaskan kepada mereka sebelumnya," tukas Nawir.

Kepala Dinas Nakertrans TTU, Simon Soge menjelaskan, proses mediasi persoalan sengketa tersebut sebenarnya telah memasuki tahap akhir yakni pembayaran hak para karyawan.

Pemerintah dalam persoalan tersebut, hanya berusaha memediasi sengketa ini agar hak-hak para karyawan bisa segera terbayarkan.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved