Breaking News:

Kadis Kominfo Belu Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Medsos

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin, SE, M.S mengajak masyarakat supaya bijak menggunakan m

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
KADIS---Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin, SE, M.S 

Kadis Kominfo Belu Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Medsos

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| ATAMBUA----Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin, SE, M.S mengajak masyarakat supaya bijak menggunakan media sosial (medsos). 

Media sosial semestinya digunakan untuk hal-hal produktif, menjadi solusi untuk mempermudah komunikasi di era digitalisasi dan menjadi jembatan untuk silahturahmi terutama di era pandemi ini. 

Kadis Kominfo menyampaikan hal ini kepada Pos Kupang.Com, Sabtu 5 Juni 2021. Dinas Kominfo yang memiliki peran dan fungsi di bidang komunikasi perlu memberikan seruan sekaligus ajakan bagi masyarakat. 

Ajakan Kadis Kominfo ini menyikapi fenomena saling saling lapor karena cuitan di media sosial beberapa waktu belakangan ini.

"Menyikapi fenomena saling saling lapor karena cuitan di media sosial beberapa waktu belakangan ini, saya sebagai Kepala Dinas Kominfo mengajak masyarakat Kabupaten Belu supaya bijak menggunakan media sosial", ungkap Jap, sapaan kadis Kominfo Belu yang juga Plt. Asisten Administrasi dan Kesra Sekda Belu ini. 

Lebih jauh, Jap mengungkapkan, bijak menggunakan medsos berarti sebelum menuliskan, membagikan, atau merespon sesuatu melalui media sosial, pengguna medsos harus bertanya kepada diri sendiri atau instropeksi. 

"Apakah konten tersebut nantinya tidak membuat tersinggung orang lain, konten tersebut bukan berita bohong atau hoax atau berita yang dapat menimbulkan permusuhan antar sesama atau tidak mengandung unsur pornografi dan perjudian. Intinya kalo tidak ada manfaat positif bagi sesama, tidak usalah kita menuliskan sesuatu atau membagikan sesuatu melalui media sosial", tandasnya. 

Menurut Jap, media sosial dan teknologi informatika sudah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat dewasa ini.  Di era digitalisasi ini, perkembangan teknologi informatika termasuk media sosial harus diposisikan sebagai alat bantu untuk mempermudah kehidupan masyarakat dan bukan menjerumuskan masyarakat kedalam hal-hal yg kontraproduktif dan melanggar hukum. 

Menurut Jap, sejumlah kejadian saling lapor akibat salah menggunakan medsos selama merupakan suatu keprihatinan bersama. Oleh karena itu, pemerintah tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat agar selalu bijak menggunakan media sosialsosial. 

Kadis Kominfo mengingatkan kembali masyarakat agar selalu bijak menggunakan medsos karena sudah ada UU yang mengaturnya yaitu, UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. 

Bagi warga negara yang merasa dirugikan terkait suatu unggahan di media sosial bisa saja mengambil sikap melalui jalur hukum seperti kejadian baru-baru ini yang melibatkan ASN dan masyarakat. (jen). 

KADIS---Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin, SE, M.S
KADIS---Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin, SE, M.S (POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved