Malaysia Siaga, 16 Jet Tempur China Terbang di Lepas Pantai Kalimantan Bagian Utara, LCS Memanas

Bahkan belasan jet tempur tersebut hampir melanggar wilayah udara negara itu. Malaysia menyebutnya sebagai ancaman bagi kedaulatan Malaysia

Editor: Alfred Dama
via kontan.co.id
Malaysia Siaga, 16 Jet Tempur China Terbang di Lepas Pantai Kalimantan Bagian Utara, LCS Memanas 

POS KUPANG.COM -- Tentara Diraja Malaysia langsung siaga tempur setelah radar negara itu mendeteksi 16 pesawat jet tempur China terbang di lepas pantai Kalimantan bagian utara

Pada Selasa (1/6/2021), Angkatan Udara Malaysia mengatakan bahwa 16 jet militer China terbang dalam formasi taktis di atas Laut China Selatan.

Bahkan belasan jet tempur tersebut hampir melanggar wilayah udara negara itu. Malaysia menyebutnya sebagai ancaman bagi kedaulatan Malaysia

Melansir AP, Angkatan Udara Malaysia mengatakan radarnya menangkap jet yang terbang dalam formasi "in-trail" di dekat wilayah udara Malaysia di negara bagian Sarawak timur di Kalimantan pada hari Senin.

Dikatakan bahwa jet-jet itu kemudian menuju dekat Luconia Shoals yang dikelola Malaysia, daerah penangkapan ikan yang kaya di Laut China Selatan yang disengketakan, sebelum akhirnya bergerak hampir 60 mil laut (110 kilometer) di lepas pantai Sarawak

Baca juga: Rilis Kasus Pertama Flu Burung, China Diamuk Dunia, Kondisi Pasiennya Mencurigakan, Kenapa?

Baca juga: Negara China Ciptakan Helikopter Tempur Siluman, Tiongkok Dituding Jiplak Desain Heli Black Hawk AS?

Baca juga: Akhirnya Warga China Boleh Punya Anak 3 Orang, Dongkrak Angka Kelahiran

Baca juga: Hujamkan Ribuan Amunisi ke Sasaran, China Gelar Latihan Tembak di Laut China Selatan, AS Was-was?

Setelah upaya untuk melibatkan jet gagal, angkatan udara mengatakan telah mengirim pesawat untuk mengidentifikasi mereka.

Ditemukan bahwa pesawat itu adalah pengangkut strategis Ilyushin il-76 dan Xian Y-20 yang terbang di ketinggian antara 23.000 dan 27.000 kaki.

Angkatan Udara mengatakan telah melaporkan aktivitas penerbangan ini kepada Kementerian Luar Negeri.

"Insiden ini merupakan ancaman serius bagi kedaulatan nasional dan keselamatan penerbangan karena kepadatan lalu lintas udara di atas saluran udara," kata Angkatan Udara Malaysia dalam sebuah pernyataan seperti yang dikutip AP.

Sementara itu, AFP memberitakan, Angkatan Udara Malaysia menilai aktivitas jet tempur itu mencurigakan.

Menteri Luar Negeri Malaysia Hishamuddin Hussein mengatakan, 16 pesawat militer China itu terbang di atas zona maritim Malaysia.

Selanjutnya Kementerian Luar Negeri Malaysia akan mengajukan protes ke Beijing , dan memanggil Duta Besar China untuk memberikan penjelasan.

"Sikap Malaysia jelas. Meski memiliki hubungan diplomatik yang bersahabat dengan negara mana pun bukan berarti kami akan membahayakan keamanan nasional kami," kata Menlu Hishamuddin seperti yang dilansir AFP

Pejabat Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar China tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.

China mengklaim hampir seluruh Laut China Selatan. Brunei , Malaysia , Filipina , Taiwan dan Vietnam juga memiliki klaim yang tumpang tindih. Ketegangan meningkat sejak China memulai program reklamasi lahan besar-besaran pada 2013.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved