KKB Papua Siapkan Perang Habis-habisan, Tantang TNI-Polri,Lekagak Telenggen: Mereka Tunggu di Muara
Konflik panjang TNI-Polri melawan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua belum menunjukan tanda-tanda berakhir
POS KUPANG.COM -- Konflik panjang TNI-Polri melawan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua belum menunjukan tanda-tanda berakhir
Meskipun banyak anggota KKB Papua yang tewas , namun semangat perlawanan kelompok yang ingin Papua Barat lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia itu terus melakukan perlawanan sporadis
Bahkan kini, kelomopok ini sudah secara terbuka menantang TNI-Polri untuk berperang di medan tempur yang sudah disiapkan.
Mereka siap habis-habisan berhadapan dengan pasukan terlatih TNI dan Polri
Baca juga: Kunjungi Papua, Kapolri Listyo Sigit Beri Arahan Khusus pada Satgas Nemangkawi
Baca juga: Konflik Papua Kian Memanas, Ini 4 Alasan Kenapa Papua Selalu Bergejolak, Nomor 1 Paling Kuat
Baca juga: TNI Polri Kuasai Markas KKB Papua di Kampung Makki, Kapolda Langsung Ultimatum: Menyerah Atau Mati?
Baca juga: Makin Tak Berdaya, Teroris KKB Papua Kini Mundur dan Kabur Diburu Satgas Nemangkawi
Dia Lekagak Telenggen, pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua mengatakan, telah menyiapkan lokasi perang dengan TNI-Polri.
Juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Sebby Sambom melalui keterangan tertulis menyatakan Lekagak Telenggen bersama anggotanya telah menyiapkan lokasi perang di wilayah Muara Distrik Ilaga Utara , Kabupaten Puncak.
"Ingat bahwa lapangan perang militer TPNPB-OPM sudah ditempatkan di muara Kabupaten Puncak, itu pun sampai detik ini pasukan TNI/Polri belum masuk area perang," ujar Seby.
Seby menegaskan, sampai saat ini Lekagak Telenggen dan kelompoknya belum keluar dari Kabupaten Puncak.
Legakak saat ini bermarkas di Kampung Makki, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua.
"Lekagak mereka ada tunggu TNI Polri di Muara itu, TNI-Polri boleh masuk perang lawan pasukan TPNPB," kata dia.
Kapolda: Tak ingin ada dendam
Menanggapi hal tersebut, Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri menyatakan, pola penanganan Polri dan TNI terhadap KKB telah berubah.
TNI dan Polri lebih mengedepankan cara persuasif dalam menangani KKB. Hal ini dipastikan seusai Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkunjung ke Jayapura.
Panglima TNI dan Kapolri telah melakukan pertemuan tertutup dengan tokoh masyarakat dan adat, serta sejumlah kepala daerah di wilayah pegunungan tengah Papua, Kamis (27/5/2021).
"Kita kan masih mau berkomunikasi dengan dia, kalau dia turun saya dengan bapak Pangdam akan jemput dan perlakukan dia sebagaimana warga negara lainnya," ujar Fakhiri di Jayapura, Kamis.