Senin, 4 Mei 2026

KKB Papua

Makin Tak Berdaya, Teroris KKB Papua Kini Mundur dan Kabur Diburu Satgas Nemangkawi 

Makin tak berdaya, Teroris KKB Papua kini mundur dan kabur diburu Satgas Nemangkawi 

Tayang:
Editor: Adiana Ahmad
tribunnews.com
Makin Tak Berdaya, Teroris KKB Papua Kini Mundur dan Kabur Diburu Satgas Nemangkawi  

Makin Tak Berdaya, Teroris KKB Papua Kini Mundur dan Kabur Diburu Satgas Nemangkawi 

POS-KUPANG.COM, TIMIKA - Berkoar-koar tak gentar hadapi pasukan gabungan TNI-Polri, Kelompok Teroris Papua kini makin tak berdaya menghadapi gempuran pasukan TNI-Polri.

Kelompok teroris KKB Papua dikbarkan mundur dan kabur ketika diburu Satgas Nemangkawi.

Semangat pantang mundur Satgas Nemangkawi meski dengan kondisi geografis dan medan yang sulit membuat Teroris KKB Papu kocar-kacir.

Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Polisi M. Iqbal Alqudusy mengatakan, saat kelompok KKB Papua termonitor sudah mundur dan kabur.  

"Saat ini mereka termonitor IT sudah kabur dan mundur sampai ke daerah Kuyawage wilayah Lany Jaya, dan pasukan TNI-Polri berhasil menguasai wilayah Puncak Papua," kata Kombes M Iqbal ASik saat berbincang dengan media di Timika. Minggu (23/5/2021).

Baca juga: Digempur Pasukan TNI-Polri, Satu Teroris KKB Papua Tewas Tertembak, Begini Penjelasan Iqbal Alqudusy

Baca juga: Diburu TNI-Polri, 9 Kelompok Teroris KKB Papua Masih Eksis, Ini Kekuatan dan Kemampuan Tempurnya

Iqbal Alqudusy tidak menampik jika di lapangan KKTB lebih menguasai medan, karena kelompok ini lebih mengenal kondisi geografis Papua.

"Ini adalah daerah tempat main nya mereka sejak kecil. Medan dan kondisi geografisnya luar biasa. Soal penguasaan medan, mereka (KKTB) lebih menguasai daripada kami,” kata Kombes Iqbal, Minggu (23/5/2021).

Selain kondisi geografis, faktor lainnya karena masih ada oknum masyarakat yang diduga memberikan informasi dan perlindungan kepada KKTB saat dilakukan pengejaran dari pasukan TNI-Polri.

KKTB selalu menjadikan masyarakat sebagai tameng hidup.

Hal ini menurut Kombes Iqbal, membuat pihaknya kesulitan dalam melakukan penindakan, karena tidak menginginkan adanya jatuh korban dari masyarakat.

Simpatisan KKTB dari masyarakat juga menjadi faktor lainnya, hingga KKTB dengan mudah melakukan penyerangan terhadap pasukan TNI-Polri saat dilakukan pengejaran.

Simpatisan ini berada di tengah-tengah masyarakat, dan selalu memberikan informasi kepada KKTB.

Meski demikian, kata Kombes Iqbal, saat ini pihaknya tengah melakukan pemisahaan antara masyarakat dan simpatisan KKTB.

Baca juga: KKB Papua Jadi Teroris, Mengapa Bukan Densus 88 yang Diturunkan? Ini Alasan Mabes Polri

Baca juga: KKB Papua Serang Bandara Yakuhimo, 2 Prajurit TNI Tewas Senjata Api Dibawa Kabur: Kisahnya Begini

"IT dan Peralatan kita cukup canggih untuk mengetahui dan memisahkan KKTB atau masyarakat, ini yang kita lakukan sekarang," tutur Kombes Iqbal.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved