Pembunuhan di Kupang

Sebelum Dibekuk Polisi Pelaku Pembunuhan Romelos Sempat Kabur Dua Jam

Sebelum dibekuk polisi pelaku pembunuhan di Kabupaten Kupang Romelos sempat kabur dua jam

Penulis: Ray Rebon | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
Pelaku RAT (tengah) saat diamankan aparat kepolisian 

POS-KUPANG.COM | KUPANG--Sebelum dibekuk polisi pelaku pembunuhan di Kabupaten Kupang Romelos sempat kabur dua jam.

Kerja cepat aparat kepolisian Polsek Kupang Timur memburu pelaku pembacokan petani pemilik kelapa membuahkan hasil. Dalam tempo kurang dari dua jam pasca peristiwa ini, polisi berhasil membekuk Romelos Agustinus Taraen alias Romelos (49).

Warga RT 16/RW 08, Dusun 4, Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang ini dibekuk sekitar pukul 19.00 wita.

"Anggota dan tim yang mengejar tersangka menangkap tersangka di kebun miliknya masih di wilayah Desa Fatukanutu," ujar Kapolsek Kupang Timur, Iptu Viktor H Seputra, kepada wartawan, Minggu 23 Mei 2021 malam.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan di Fatukanutu Kabupaten Kupang Diduga Alami Gangguan Jiwa

Baca juga: Pembunuh Bernat Faot Sudah Ditangkap Pihak Kepolisian Polres Kupang Masih Ada Hubungan Keluarga

Menurut dia, Romelos tidak memberikan perlawanan saat ditangkap polisi. Ia pun pasrah saat polisi membawa nya ke Mapolsek Kupang Timur.

Selain menangkap tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti parang yang dipakai tersangka membacok korban.

Romelos membacok Bernat Faot (52), petani yang juga warga RT 21/RW 11, Dusun 6, Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang pada Minggu (23/5/2021) di kampung Oenunu, Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang.

Baca juga: BUMN Bank BTN Buka Lowongan Kerja Untuk SMA D3 Di Kota Besar Ini, Lamar Sebelum 31 Mei 2021

Baca juga: BREAKING NEWS: Gara-gara Kelapa, Seorang Pria di NTT Tewas Usai Ditebas Dengan Parang

Kasus ini berawal pada Minggu (23/5/2011) sekitar pukul 15.30 wita.
Saat itu korban melihat pelaku yang sedang mengambil kelapa milik korban.
Kemudian, korban menegur pelaku. Akan tetapi pelaku tidak menerima ditegur oleh korban.

Pelaku pun spontan  mengambil sebilah parang yang sudah dibawa pada saat datang untuk mengambil kelapa. 

Pelaku langsung menyerang korban dengan parang tersebut dan mengenai tubuh bagian kepala belakang dan pelipis kanan secara berulang ulang mengakibatkan korban jatuh.

"Setelah korban terjatuh pelaku langsung melarikan diri," ujar Kapolsek Kupang Timur.

Korban kemudian dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang untuk visum.

Sejumlah saksi seperti Daniel Fanu, Stenlihard Renama (30) dan Jublina Faot, warga RT 17/ RW 09, Dusun IV, Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang diperiksa sebagai saksi.

Saat ditemukan, korban Bernat Faot mengenakan celana pendek warna gelap dan baju kaos garis-garis warna cerah. Pada kepala bagian belakang ditemukan luka menganga. 

Korban ditemukan dengan posisi tidur menyamping ke kiri.

Sebagian tubuh korban bagian bawah terutama kaki korban terendam dalam air diantara pohon kelapa dan pohon pinang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved