Bank NTT Teken Nota Kesepahaman Dengan Pemda, Dekranasda Manggarai & Unika St Paulus Ruteng
Bank NTT Teken Nota Kesepahaman Dengan Pemda, Dekranasda Manggarai & Unika St Paulus Ruteng
Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
Sehingga dengan memperkuat daya saing masyarakat, kata Alex, sehingga perlu ada identitas dan perlindungan-perlindungan hukum yang memiliki kekuatan untuk berdaya saing.
Pemimpin Bank NTT Cabang Ruteng, J.Romi D. Radjalangu menjelaskan, Nota kesepahaman antara Bank NTT dengan Pemkab Manggarai terkait 9 pajak online dimana memilki ruang lingkup pertama sistem pelayanan Rekening kas Umum daerah Kabupaten Manggarai.
Selain itu, kedua, Penerapan sistem pembayaran pajak daerah dan retribusi daerah secara online melalui kanal sistem pembayaran bank NTT. Dan ketiga, terkait layanan CMS dan layanan SP2D online.
Romi juga menjelaskan, terkait nota kesepahaman dengan Dekranasda, bertujuan untuk layanan perbankan bagi usaha dari para ibu Dekranasda yang akan digunakan oleh bank NTT yang mencakup seluruh atau sebagian layanan mobile banking terhadap seluruh produk kerajinan lokal.
Romi menjelaskan nota kesepahaman antara bank NTT dan Dekranasda ini terkait pelayanan digitalisasi dari bank NTT yang meliputi kesempatan berusaha melalui layanan Dia Bisa dan pengembangan UMKM mikro melalui penyediaan aplikasi dan fasilitas perbankan lainya.
Selain itu, penyediaan fasilitas pembayaran yang meliputi pengembangan usaha melalui fasilitas kredit. Dan pengembangan sumber daya manusia meliputi pendampingan kewirausahaan dan peningkatan literasi keuangan.
Sedangkan nota kesepahaman dengan Unika St Paulus Ruteng, jelas Romi, berupa pelayanan digitalisasi di lingkungan kerja bank NTT yang meliputi penyediaan kesempatan berusaha bagi para mahasiswa melalui layanan Dia Bisa (Digital agen bank NTT) dan penyediaan aplikasi akademik yang terkoneksi dengan fasilitas perbankan.
Selain itu, Penyediaan fasilitas pembiayaan yang meliputi Pengembangan usaha melalui fasilitas kredit dan pengembangan sumber daya manusia berupa pendampingan untuk kewirausahaan dan peningkatan literasi keuangan.
Dalam kesempatan itu juga penyerahan simbolis karung beras bermerek Beras Molas Lembor sebanyak 4000 sak kepada petani binaan bank NTT di Satar Mese. Penyerahan bantuan karung beras itu, Romi berharap agar beras yang digunakan juga memenuhi standar yang sama seperti beras Lembor.
Rektor Unika St Paulus Ruteng, Yohanes Servatius Lon, mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi atas inisiatif dari bank NTT Cabang Ruteng dengan melibatkan pihaknya terkait kerja sama itu sejalan dengan tugas pihaknya dalam membina mahasiswa untuk memiliki enterprise dalam kewirausahaan.
"Ini sebuah peluang yang baik sehingga kami sangat sambut gembira dan menyambut baik terkait kerja sama ini. Dan sesudah ini pasti banyak kegiatan-kegiatan yang melibatkan bank NTT dalam rangka melibatkan kemampuan anak dalam berwirausaha,"ungkap Yohanes.
Adapun setelah melaksanakan agendanya di Gendang Ka, Gubernur menuju SMK Sadar Wisata Ruteng untuk meninjau sekolah sekaligus meresmikan 2 gedung baru di sana. Gubernur disambut dengan karya kreasi siswa/i dalam seni tari, paduan suara, dan dekorasi. Dirinya mengapresiasi dan mengaku kagum dengan fasilitas di sana.
Gubernur Viktor lalu mendorong beberapa siswa untuk mengambil beasiswa di Bali, Jawa, maupun luar negeri dan menyampaikan niatnya untuk membantu pembiayaan di sana. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)