Bupati Simon Nahak : Momentum Harkitnas Menjadikan Malaka Lebih Berbudaya

Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH mengungkapkan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) harus menjadi momentum untuk semakin menjadika

Penulis: Edy Hayong | Editor: Ferry Ndoen
pk/edy hayong
Bupati Malaka, Simon Nahak.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong

POS-KUPANG.COM I BETUN--Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH mengungkapkan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) harus menjadi momentum untuk semakin menjadikan masyarakat Malaka lebih berbudaya dengan menjunjung tinggi nilai dan asas budaya yang sudah diwariskan turun temurun sejak zaman nenek moyang.

Momentum Harkitnas juga harus direfleksikan oleh seluruh masyarakat Malaka sebagai satu kekuatan yang ampuh menuju kepada kehidupan yang lebih baik.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Simon Nahak ketika dimintai tanggapannya terkait Harkitnas ke 113  di Betun, Kamis (20/5/2021).

Menurut Doktor Ilmu Hukum di Bidang Perpajakan ini, di bawah tema Harkitnas 2021, "Bangkit, Kita Bangsa Yang Tangguh" seluruh warga diingatkan untuk senantiasa memaknai momen ini lebih bermartabat menuju bangsa yang berkarakter dengan nilai-nilai kebangsaan yang sudah diletakkan Bapak Bangsa.

Lebih jauh, Bupati Simon Nahak menyentil secara khusus Harkitnas di Malaka dengan nuansa budaya.

Dikatakan Bupati Simon, kebudayaan Malaka adalah modal sosial atau sosial capital yang menjadi kekuatan dalam membangun Malaka.

Sejarah panjang Budaya Wewiku-Wehali yang pernah menjadi pusat kebudayaan dan pemerintahan yang terkenal di daratan Timor harus semakin menumbuhkan kebanggaan dan semangat masyarakatnya.

Baca juga: Namata Kampung Adat Terpopuler Dalam Gelar Anugerah Pesona Indonesia 2020, Pemda Sarai Lakukan Ini 

Lebih lanjut Bupati Simon mengemukakan, atas dasar itulah masyarakat Malaka mesti mewariskan nilai-nilai budaya Wewiku-Wehali.

Revolusi mental masyarakat untuk merestorasi kebudayaan Wewiku-Wehali dalam kehidupan bermasyarakat Malaka dibutuhkan untuk mendorong solidaritas dan kolaborasi untuk maju bersama-sama.

Menurutnya, adat Sabete-Saladi, Hakneter-Haktaek perlu dikedepankan sebagai modal utama dalam hidup bersama untuk bersama-sama membangun Rai Malaka yang kita cintai.

Bagi Bupati Simon yang berpasangan dengan Wabup Kim Taolin ini, segala sesuatu yang dijalankan di Rai Malaka selalu mengedepankan prinsip kesejahteraan rakyat adalah hukum yang tertinggi.

Pada momen Harkitnas ini, dirinya menghimbau kepada seluruh warga Malaka, Pimpinan Perangkat Daerah, Camat, Kepala Desa, elemen masyarakat lainnya seperti TNI dan Polri dan organisasi masyarakat yang mencintai Rai Malaka.

"Mari kita bangkit bersama dan terus bangkit demi mewujudkan Bonum Commune Suprema Lex. Mari kita terus bekerja sama dan bekerja bersama-sama membangun Rai Malaka," ajak Bupati.

Kesempatan yang sama juga, Bupati Simon Nahak yang akrab disapa SN tetap meminta perhatian kepada seluruh warga Malaka untuk tetap taat pada protokol kesehatan covid-19 dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas, sehingga warga Malaka terhindar dari penyebaran virus corona.(*)

Baca juga: Pelaku Pembunuhan dan Rudapaksa Gadis Yuliani Dibekuk Polisi, Ini Ungkapan Isi Hati Keluarga Korban

Bupati Malaka, Simon Nahak. 
Bupati Malaka, Simon Nahak.  (pk/edy hayong)

 
 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved