Breaking News:

Berita Belu Bersinar

Pemerintah Kabupaten Belu Dapat DAK Tahun Anggaran 2021 Sebesar Rp 159, 7 Miliar

Pemerintah Kabupaten Belu Dapat DAK Tahun Anggaran 2021 Sebesar Rp 159, 7 Miliar

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
Pemerintah Kabupaten Belu Dapat DAK Tahun Anggaran 2021 Sebesar Rp 159, 7 Miliar
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
BERI ARAHAN---Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD dan Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM didampingi Pj. Sekda Belu, Frans Manafe, S.Pi saat memberikan arahan kepada pimpinan OPD pengelola DAK tahun 2021. 

Pemerintah Kabupaten Belu Dapat DAK Tahun Anggaran 2021 Sebesar Rp 159, 7 Miliar

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| ATAMBUA-----Pemerintah Kabupaten Belu mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021 sebesar Rp 
159.708.490.000 (Rp 159,7 M) dengan rincian, Dak Fisik sebesar Rp.82.855.070.000 atau 51.88 persen dan DAK Non Fisik sebesar Rp.76.858.420.000 atau 48.20 persen.
Realisasi Keuangan sebesar Rp.3.947.445.900. 

Dana alokasi khusus senilai Rp.159.7 M ini didistribusikan ke sejumlah dinas dan badan serta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Atambua. 

Rincian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mendapat DAK reguler sebesar Rp. 23,245,922,000.

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapat  Rp.37,686,293,755, terdiri dari 
DAK Reguler sebesar Rp.16,009,949,488 dan DAK Penugasan sebesar Rp. 21,676,344,307. Untuk Dinas PUPR, 
realisasi keuangan DAK reguler sebesar Rp.1.540.400.020 sedangkan DAK Penugasan sebesar Rp. 2.407.054.880. 

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mendapatkan DAK fisik reguler sebesar Rp. 23,245,922,000, Dinas  Kesehatan, DAK Reguler sebesar Rp. 4,537,858,000. Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Dak Reguler sebesar Rp 1,364,068,000, DAK Penugasan sebesar Rp. 394,999,000, RSUD Atambua DAK Reguler sebesar Rp 14,478,670,000, Dinas Perikanan mendapat DAK Penugasan sebesar Rp 1.032,813,000. 

Untuk DAK Non Fisik, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mendapat pagu sebesar Rp 46,255,490,000, Dinas Kesehatan, sebesar Rp23,255,490,000, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB sebesar Rp 3,294,474,000, 

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, sebesar Rp 2,333,166,000, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan sebesar Rp.560,000,000, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebesar Rp.380,769,000, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu sebesar Rp.392,223,000 serta Dinas Koperasi dan UK & M sebesar Rp.390,304,000. 

Dalam rapat evaulasi di Kantor Bupati, Senin 17 Mei 2021, Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD menegaskan kepada masing-masing pimpinan OPD untuk menyiapkan data yang valid dan segera memasukannya ke Bagian Administrasi Pembangunan sebagai bentuk pelaporan yang diminta pemerintah pusat paling lambat 21 Mei 2021.

Selanjutnya, kata Bupati Agus Taolin,  OPD pengelola DAK wajib menyampaikan laporan realisasi fisik dan keuangan ke Bagian Administrasi Pembangunan Setda Belu paling lambat tanggal enam tiap bulan berjalan.

Terkait hal ini, Bupati Belu meminta masing-masing OPD segera membenahi proses penginputan data yang valid dan cepat sehingga tiap bulan selalu ada laporan progress kegiatan untuk disampaikan kepada pemerintah pusat melalui kementerian terkait.  Hal ini sangat penting karena pemberian dana alokasi khusus (DAK) tahun berikutnya sangat bergantung pada kinerja pengelolaan DAK tahun ini. 

Bupati Belu juga mengharapkan kepada OPD agar usulan DAK tahun berikutnya harus memperhatikan 
arah kebijakan umum DAK Tahun 2022 nanti. 

Di kesempatan yang sama, Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Halerens, MM menekankan beberapa hal penting kepada para pimpinan OPD antara lain, mempersiapkan data yang valid, mempercepat koordinasi lintas OPD dan mempercepat eksekusi program agar manfaatnya segera dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Belu sebagai bentuk respon cepat di masa pendemi covid-19. (jen). 

BERI ARAHAN---Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD dan Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM didampingi Pj. Sekda Belu, Frans Manafe, S.Pi saat memberikan arahan kepada pimpinan OPD pengelola DAK tahun 2021. 
BERI ARAHAN---Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD dan Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM didampingi Pj. Sekda Belu, Frans Manafe, S.Pi saat memberikan arahan kepada pimpinan OPD pengelola DAK tahun 2021.  (POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved