Perumda Wae Mbeliling Janji Layani Air Bersih 6 Bulan Lagi, Darius : DPRD Monitor
Pasalnya, hingga saat ini ratusan warga di kampung itu masih mengonsumsi air kali Wae Mese.
Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
Perumda Wae Mbeliling Janji Layani Air Bersih 6 Bulan Lagi, Darius : DPRD Monitor
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO -- Direktur Perumda Wae Mbeliling Manggarai Barat (Mabar), Aurelius H. Endo berjanji 6 bulan lagi melayani air bersih bagi Kampung Lobohusu Dusun Marombok Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo.
Pasalnya, hingga saat ini ratusan warga di kampung itu masih mengonsumsi air kali Wae Mese.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua I DPRD Manggarai Barat, Darius Angkur mengatakan, akan memonitor janji Perumda Wae Mbeliling Mabar hingga terlaksana.
"Tentunya kami akan memonitor janji mereka (Perumda Wae Mbeliling). Kalau sampai mereka tidak lakukan itu, maka kami punya kewenangan untuk panggil mereka agar segera mengatasi kesulitan air bersih itu," tegasnya saat ditemui di Kantor Bupati Mabar, Senin 17 Mei 2021.
Menurut Darius, kebutuhan air bersih merupakan hak dasar rakyat, dan sudah semestinya dilayani oleh pemerintah. Ia juga mendorong Perumda Wae Mbeliling untuk segera melayani masyarakat yang ada di Kampung Lobohusu.
Masyarakat, lanjut Darius, harus mendapatkan layanan air bersih, terlebih ia menilai debit air cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Kita lihat saat ini dengan debit air yang memadai, semestinya bisa melayani masyarakat yang ada di sana. Apalagi air dari sumber air tidak jauh. Air ini merupakan kebutuhan vital untuk masyarakat. Sehingga, kalau belum terlayani oleh PDAM, tentunya kami dari DPRD akan mendorong PDAM untuk melayani mereka," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Direktur Perumda Wae Mbeliling Manggarai Barat (Mabar), Aurelius H. Endo berjanji menyelesaikan persoalan air bersih bagi ratusan warga di Kampung Lobohusu, Senin 17 Mei 2021.
Kampung yang berada di Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo Kabupaten Mabar itu diketahui mengonsumsi air kali Wae Mese hingga saat ini.
"Bersabar 6 bulan ke depan," pinta Aurelius kepada warga.
Diakuinya, air kali tersebut diduga telah tercemar pestisida dari areal persawahan sekitar.
Tim teknis Perumda Wae Mbeliling, lanjut dia, telah melakukan survei dan pemetaan terkait pembangunan jaringan air ke daerah tersebut.
"Teman-teman teknik dari kantor sudah lakukan maping merencanakan berapa besar kebutuhan yang akan dikonversi ke Kebutuhan material," jelasnya.
Baca juga: Hasil Pertemuan Terkait Viralnya Ikan Basah di Pasar Wuring Dicuci Pakai Air Laut Tidak Bersih
Untuk saat ini, kata Aurelius, pihaknya juga bekerja sama dengan masyarakat untuk menyediakan pompa air, sehingga dapat memenuhi kebutuhan air untuk kebutuhan rumah tangga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/darius-angkursaat-ditemui-di-gedung-dinas-kesehatan.jpg)