Marsel Kaget Ledakan Rumah Terbakar
Rumah milik Titus Ludji di RT 25 RW 10 Kelurahan Batuplat, Kecamatan Alak, Kota Kupang terbakar
POS-KUPANG.COM | KUPANG -Rumah milik Titus Ludji di RT 25 RW 10 Kelurahan Batuplat, Kecamatan Alak, Kota Kupang terbakar, Senin (17/5) pukul 23.00 Wita. Terdengar ledakan yang berasal dari salah satu kamar.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Api menghanguskan perabot rumah tangga. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Saat kejadian, Titus Ludji dan istrinya, Yuanita tidak berada di rumah.
Saksi mata, Marsel Efa mengatakan, saat pertama kali terjadi kebakaran dia bersama empat anak Titus Ludji sudah tidur.
Marsel kaget ketika mendengar ledakan dari salah satu kamar. Ia terbangun dan melihat api sudah merambat hingga ke plafon rumah. "Saya kaget bangun karena mendengar ledakan besar dari salah satu kamar dan melihat api sudah keluar dari kamar," katanya.
Baca juga: Menpan Setujui 274 Formasi CPNS di Sumba Timur
Baca juga: Atasi Stunting di Sikka, Balai Pemukiman NTT Bahas Program Sandes
Marsel langsung berteriak dan berlari ke kamar membangunkan anak-anak yang sedang tidur. Setelah anak-anak berhasil diselamatkan, Marsel berteriak minta tolong kepada warga sekitar.
Seketika warga berdatangan dan berupaya memadamkan api. Seorang warga menggunakan mobil tangki air miliknya. Api berhasil padam setelah mobil pemadam kebakaran tiba.
Istri Titus Ludji, Yuanita Ludji mengakui saat rumah terbakar dia bersama suami tidak berada di rumah. Ibu rumah tangga sedang berjualan di pasar. Suaminya, Titus Ludji mengikutinya.
Baca juga: Gelar Workshop Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Datangkan Empat Narasumber
Baca juga: Sempat Buron Pencuri iPad di SDI Dimpong Diantar Keluarga Serahkan Diri di Mapolres Manggarai
Titus Ludji mengeluh kecapean dan mau istirahat. Saat suaminya tidur, Yuanita menjaga barang dagangan. Tiba-tiba ada tetangga yang menelepon memberitahu bahwa rumah mereka terbakar.
Ia sempat tidak percaya atas peristiwa kebakaran itu, karena dia bersama suami baru saja keluar dari rumah. Empat anaknya sedang tidur, dijaga oleh seorang pembantu yang juga tinggal di rumah.
Menurutnya, kebakaran itu mengakibatkan perabot seisi rumah ludes terbakar. Namun tiga sepeda motor dan satu mobil berhasil diselamatkan.
"Semua surat-surat penting juga tidak dapat diselamatkan, hanya dapat selamatkan 3 unit motor dan satu unit mobil," kata Yuanita, Selasa (18/5/2021).
Yuanita, sang suami dan anak-anaknya hanya mengenakan pakaian di badan. Ia mengaku kerugian mencapai RP 500 juta lebih.
Ketua RT 25 Kelurahan Batuplat, Erik Jangi mengatakan, pihak Pemerintah Kelurahan Batuplat beserta aparat kepolisian sudah mendatangi TKP.
Menurut Erik, pemerintah telah memberi bantuan kepada keluarga korban yang juga merupakan korban terdampak bencana badai Seroja.
Aparat kepolisian telah turun ke tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang police line. (cr6)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/rumah-terbakar-yuanita-ludji-pasca-terbakar.jpg)