Breaking News:

7960 Warga Sudah Mendapat Vaksin Pertama di Kabupaten Sumba Barat

warga Sumba Barat yang terdaftar  pada sistem aplikasi  data vaksinasi pscare sebanyak 20.000 lebih orang yang siap menerima vaksin.

POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Jubir Covid-19 Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga 

7960 Warga Sudah Mendapat Vaksin Pertama di Kabupaten Sumba Barat

POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK--Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat , drg.Bonar B.Sinaga menyebutkan jumlah warga yang telah menerima vaksin sampai 11 Mei 2021 untuk vaksin pertama (dosis I) sebanyak 7960 orang. 

Dari jumlah tersebut, terdapat 3317 orang diantaranya telah menerima vaksin kedua (dosis  II atau lengkap).

Sementara itu jumlah warga Sumba Barat yang terdaftar  pada sistem aplikasi  data vaksinasi pscare sebanyak 20.000 lebih orang yang siap menerima vaksin.

Baca juga: Ratusan Warga Tanah Righu Sambut Kunjungan Perdana Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga di Waikabubak, Sumba Barat, Senin 27 Mei 2021.

Baca juga: Bupati Sumba Barat, Yohanes Dade Hadiri Pemusnahan 6,7 Ton Miras 

Menjawab pertanyaan tentang larangan atau penghentian sementara penggunaan vaksin jenis astrazeneca, Dokter Bonar menjelaskan, vaksin astrazeneca aman dan penghentian sementara hanya pada kelompok CTMAV547 untuk pengujian toksisitas dan sterilitas oleh BPOM adalah bentuk upaya kehati-hatian pemerintah untuk memastikan keamanan vaksin ini.

Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat, Yohanes Dade, S.H-John Lado Bora Kabba didampingi pengusaha mengecek pengerjaan perbaikan jalan di Waibangga, Kecamatan Loli, Sumba Barat, Jumat 7 Mei 2021. 
Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat, Yohanes Dade, S.H-John Lado Bora Kabba didampingi pengusaha mengecek pengerjaan perbaikan jalan di Waibangga, Kecamatan Loli, Sumba Barat, Jumat 7 Mei 2021.  (POS KUPANG.COM/PETRUS PITER)

Menurutnya tidak semua batch (kumpulan produksi) vaksin AstraZeneca dihentikan distribusi dan penggunaannya tetapi hanya  Batch CTMAV547 yang dihentikan sementara seraya menunggu hasil investigasi dan pengujian dari BPOM sekitar satu hingga dua minggu ke depan.

Baca juga: Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Bersama Pengusaha Perbaiki Jalan Kota Waikabubak-Waibangga

Saat ini Batch CTMAV547 berjumlah 448,480 dosis dan merupakan bagian dari 3,852,000 dosis astraZeneca yang diterima Indonesia pada tanggal 26 April 2021 melalui skema Covax Facility/WHO sudah didistribusikan untuk TNI dan sebagian ke DKI Jakarta dan Sulawesi Utara.

Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K, M.H bersama Bupati Sumba Barat, Yohanes Dade,S.H, Plt Sekda Sumba Barat, Drs.Daniel B.Pabala, pimpinan Forkompinda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan para pejabat Polres Sumba Barat memusnakan 6,7 ton miras di Mapolres Sumba Barat, Rabu (12/5/2021) sore.
Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K, M.H bersama Bupati Sumba Barat, Yohanes Dade,S.H, Plt Sekda Sumba Barat, Drs.Daniel B.Pabala, pimpinan Forkompinda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan para pejabat Polres Sumba Barat memusnakan 6,7 ton miras di Mapolres Sumba Barat, Rabu (12/5/2021) sore. (POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER)

Karena itu, ia menghimbau masyarakat tetap tenang dan tidak termakan informasi  hoax yang beredar.

Ia menambahkan, Dinas Kesehatan Kabupaten  Sumba Barat menerima vaksin astrazeneca CTMAV516 dan bukan bath CTMAV547. Karena itu proses vaksinasi  tetap berjalan seperti biasa karena tidak bermasalah alias aman.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,  Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved