Dwi Joko: Penanganan Pasien Positif Covid-19 Harus Jelas
Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol Czi. Dr. Dwi Joko Siswanto, S.E, M.I.Pol mengatakan, penanganan pasien positif Covid-19 harus jelas
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU -- Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol Czi. Dr. Dwi Joko Siswanto, S.E, M.I.Pol mengatakan, penanganan pasien positif Covid-19 harus jelas, terutama pasien positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Menurut Dwi sesuai laporan Dinas Kesehatan Sumba Timur dalam rapat evaluasi penanganan Covid-19 bahwa angka kesembuhan setiap hari naik atau bertambah.
"Namun, kita harus bisa pastikan pasien yang sembuh itu, apakah mengalami kesembuhan sendiri atau melalui pengobatan. Ini harus jelas sebagai bahan evaluasi dari satgas," kata Dwi Joko.
Baca juga: Suasana Umat Muslim Ikut Sholat Ied di Mesjid Nurul Jihad Borong
Baca juga: Anggota TNI Gadungan Tipu Warga Ende, Ini Peringatan Kapolres Ende
Sementara saat ini masih ada 73 sampel swab dari Kabupaten Sumba Timur yang saat ini belum diperiksa. Total sampel yang dikirim untuk diperiksa secara Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Test Cepat Molekuler (TCM) sebanyak 3.674 sampel.
Data diperoleh dari Posko Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, Kamis (13/5/2021) menyebutkan, sampel atau spesimen swab yang belum ada hasil pemeriksaan sebanyak 73 sampel. Total sampel yang diambil untuk diperiksa sebanyak 3.674 sampel.
Sedangkan sampel yang diperiksa dengan rapid Antigen sebanyak 4.545 sampel, sehingga total semua sampel,baik yang diperiksa secara PCR, TCM dan rapid Antigen sebanyak 8.219 sampel.
Dari jumlah 8.219 sampel itu dengan rinciam 6.075 sampel negatif, 2.071 sampel terkonfirmasi positif dan 73 sampel belum ada hasil.
Baca juga: Obyek Wisata Pantai Londa Lima Ditutup
Baca juga: 7 Warga Israel Tewas, Balasan Pasukan Bintang Daud Tewaskan 100 Pejuang dan Warga Palestina
Pasien positif Covid-19 sampai sekarang berjumlah 1.347 orang, dengan rincian sebanyak 1.087 pasien dinyatakan sembuh, 41 pasien meninggal dunia dan 219 pasien masih dirawat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)