Breaking News:

Anggota TNI Gadungan Tipu Warga Ende, Ini Peringatan Kapolres Ende

Anggota TNI Gadungan menipu warga Kabupaten Ende, ini peringatan Kapolres Ende

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Kapolres Ende di sela kesibukannya memantau masjid di Ende Jelang shalat Idul Fitri, Rabu (13/5/2021). 

Anggota TNI Gadungan menipu warga Kabupaten Ende, ini peringatan Kapolres Ende

POS-KUPANG.COM | ENDE - Empat warga di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur ( NTT), menjadi korban penipuan oleh seorang pria bernama Yuliardi yang mengaku sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia - Angkatan Laut.

Para korban, antara lain, Kornelis Dote, Empisius Pega Daya, Damianus Wessa warga Desa Kurulimbu dan Albertus Resi warga Desa Sokoria. Sementara pria yang mengaku anggota TNI bernama Yuliardi, asal, Cindirejo, Blitar Jawa Timur.

Yuliardi menjanjikan akan meloloskan keempat korban dalam tes menjadi TNI AD. Untuk meyakinkan korban, Yuliardi menyebut dirinya punya kenalan dan keluarga Jenderal TNI di Surabaya, Jawa Timur.

Baca juga: Obyek Wisata Pantai Londa Lima Ditutup

Baca juga: Pantai Pede Labuan Bajo Ramai Pengunjung di Hari Kedua Lebaran

Yuliardi kemudian meminta keempat korbannya itu menyerahkan uang untuk digunakan sebagai biaya latihan fisik. Total uang yang diserahkan kepada Yuliardi mencapai kurang lebih Rp. 28 juta.

Sebagian uang tersebut ditabung untuk persiapan biaya perjalanan ketika nanti akan ke Surabaya untuk mengikuti seleksi menjadi anggota TNI AD sampai dengan masuk di Pusdik AD.

Yuliardi bertemu dan berkenalan dengan ke 4 orang anak tersebut dan keluarga sejak bulan Februari 2021, namun Yuliardi berpesan kepada keempat anak tersebut.

Aksi Yuliardi terkuak Senin 10 Mei 2021. Ketika Serma Kelvin Babinsa Kurulimbu dan Bripka Irvan Bhabinkamtibmas Kurulimbu mendapatkan laporan dari masyarakat. Kemudian Serma Kervin Babinsa Kurulimbu melaporkan pengaduan masyarakat tersebut kepada Pasi Intel Kodim 1602/Ende.

Baca juga: Pelaksanaan UAS di Kabupaten Malaka Sukses

Baca juga: Berkoar Hancurkan Israel ,Komandan Malah Tewas bersama Militan Lainnya dalam Serangan Balasan Israel

Selasa, 11 Mei 2021 siang, Yuliardi diringkus di Desa Nduaria Kecamatan Kelimutu dan selanjutkan diamankan di Polres Ende untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Ende AKBP Albertus Andreana, diwawancarai POS-KUPANG.COM, Rabu (13/5/2021), membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia berpesan agar masyarakat tidak mudah terbuai.

"Masyarakat jangan mudah terbuai dengan hal - hal yang tidak jelas. Penerimaan TNI dan Polri itu sudah secara online, pendaftaran sudah online. Jadi kalau misalnya ada orang menawarkan macam - macam, jangan percaya," tegas Kapolres.

Menurutnya, tersangka sudah diamankan di Polsek Ndona dan keterangan dari pihak Kodim 1602 Ende, tersangka sesungguhnya bukan anggota TNI.

Kapolres juga berpesan jika ditemukan di masyarakat ada lagi bentuk - bentuk penipuan, segera dilaporkan ke pihak Kepolisian. Lanjutnya, pihaknya masih terus mendalami dan melakukan penelusuran kasus tersebut. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti)

Berita Kabupaten Ende

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved